KONI Sumbar Minta Pangdam Pastikan Atlet Berstatus TNI AD Tetap Bisa Bela Daerah di Ajang PON 2028

Penulis: Topan Lubis  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 00:24:01 WIB
Ketua KONI Sumbar Hamdanus berdiskusi dengan perwakilan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol terkait status atlet TNI AD.

PADANG — KONI Sumatera Barat bergerak cepat mengamankan hak turun para atlet daerah yang kini berstatus prajurit aktif TNI AD. Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menemui perwakilan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Aster Kolonel Candra, di Markas Kodam, Rabu (17/6/2026), untuk memastikan para atlet tersebut tidak terhalang membela Sumbar di PON XXII tahun 2028.

Dalam pertemuan itu, Hamdanus didampingi Anggota Bidang Pembinaan Prestasi Jasman Herry serta jajaran Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sumbar. Ia menekankan bahwa atlet-atlet tersebut merupakan aset olahraga daerah yang telah dibina sejak usia dini dan memiliki potensi besar untuk berprestasi di tingkat nasional.

Atlet Berstatus Prajurit: Aset Daerah yang Harus Difasilitasi

“Kami memohon dukungan Pangdam agar atlet-atlet Sumbar yang kini mengabdi sebagai prajurit TNI AD tetap dapat membela Sumatera Barat pada berbagai agenda olahraga nasional,” ujar Hamdanus dalam pernyataan resmi yang diterima redaksi.

Hamdanus menambahkan bahwa para atlet ini adalah talenta lokal yang telah melalui pembinaan panjang di daerah. Status mereka sebagai prajurit TNI AD tidak boleh menjadi hambatan untuk terus berkiprah di arena nasional, terutama menjelang PON 2028 yang akan digelar di NTB dan NTT.

Koordinasi Lintas Institusi untuk Menjaga Kontinuitas Prestasi

Langkah KONI Sumbar ini merupakan bentuk antisipasi agar tidak terjadi kekosongan atlet unggulan saat PON mendatang. Sejumlah cabang olahraga di Sumbar memang memiliki atlet yang direkrut menjadi prajurit TNI AD, dan tanpa kepastian izin, daerah berpotensi kehilangan kontribusi mereka.

Pertemuan dengan Aster Kolonel Candra diharapkan menjadi pintu awal komunikasi formal antara KONI dan jajaran TNI AD. KONI Sumbar optimistis dukungan penuh dari Pangdam akan segera terbit, mengingat sinergi antara institusi olahraga dan militer selama ini berjalan baik.

PON 2028 Jadi Target Pembuktian Atlet Sumbar

Pekan Olahraga Nasional XXII di NTB dan NTT pada 2028 menjadi ajang pembuktian bagi atlet-atlet Sumbar. Dengan adanya kepastian status bagi atlet yang berstatus prajurit, KONI Sumbar bisa lebih fokus pada program pembinaan dan pemusatan latihan tanpa khawatir kehilangan pemain kunci.

Hamdanus berharap audiensi lanjutan dengan Pangdam I/Bukit Barisan juga segera dijadwalkan. Langkah ini penting untuk memastikan seluruh atlet Sumbar di jajaran TNI AD mendapat perlakuan yang sama, baik di bawah komando Kodam Bukit Barisan maupun Kodam Tuanku Imam Bonjol.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: hantaran.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top