PULAU PUNJUNG — Ratusan personel Polres Dharmasraya disiagakan untuk mengamankan jalannya nonton bareng final Piala Dunia 2026. Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro mengatakan pengamanan difokuskan pada pencegahan tindak pidana kejahatan seperti pencurian kendaraan bermotor dan tawuran.
Personel akan berpatroli di area-area yang menjadi lokasi nobar. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi gangguan keamanan selama pertandingan berlangsung.
"Kita siagakan personel yang akan memantau kondisi dan situasi keamanan di berbagai tempat, agar tercipta kondisi aman dan kondusif saat nobar nanti," kata Kapolres di Pulau Punjung, Minggu.
Kapolres mengimbau para pecinta sepak bola untuk tidak melakukan konvoi kendaraan, menggunakan knalpot bising, atau balap liar. Ia juga meminta masyarakat menghindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
"Yang paling penting menghormati sesama pendukung. Menang atau kalah adalah bagian dari olahraga. Mari junjung tinggi sportivitas dan persaudaraan," ujarnya.
Pemerintah Daerah Kabupaten Dharmasraya memfasilitasi nobar final Piala Dunia 2026 di Pelataran Kantor Bupati Dharmasraya dan G-Coffee Koto Baru. Acara ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan musik, bazar UMKM, dan door prize.
Kapolres mengingatkan penyelenggara nobar di tempat umum untuk memperhatikan kapasitas lokasi dan menjaga kebersihan. Warga yang meninggalkan rumah juga diminta memastikan kondisi rumah aman, termasuk memeriksa pintu, jendela, kompor, dan peralatan listrik.
Kapolres mengajak masyarakat memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 secara gratis untuk melaporkan tindak kejahatan atau memperoleh informasi pelayanan kepolisian. Layanan ini dapat diakses tanpa pulsa.
Ia juga mengimbau warga tetap mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm saat berkendara, dan tidak mengemudi dalam pengaruh alkohol selama perayaan nobar.