JAKARTA — IHSG memulai perdagangan dengan tren positif setelah pada penutupan sebelumnya berada di level 6.231,78. Data dari Bursa Efek Indonesia mencatat bahwa penguatan ini didorong oleh aksi beli di sejumlah saham unggulan, terutama yang tergabung dalam indeks LQ45. Kenaikan indeks LQ45 yang mencapai satu persen menunjukkan minat investor terhadap saham-saham berkapitalisasi besar masih tinggi.
Bagi investor ritel di Sumatera Barat, penguatan IHSG dan LQ45 bisa menjadi sinyal untuk mengevaluasi posisi investasi. Kenaikan indeks biasanya mencerminkan optimisme pasar terhadap kondisi ekonomi makro. Namun, analis menyarankan agar investor tetap mencermati pergerakan saham secara fundamental, bukan sekadar mengikuti momentum sesaat.
Indeks LQ45 yang naik 6,25 poin menunjukkan bahwa saham-saham dengan likuiditas tinggi dan fundamental kuat menjadi primadona. Saham-saham ini kerap menjadi pilihan utama investor institusi dan asing. Bagi investor di Padang, Bukittinggi, atau kota lain di Sumbar, memahami pergerakan LQ45 bisa membantu dalam memilih instrumen investasi yang lebih stabil.
Pewarta: Muhammad Heriyanto
Uploader: Laras Robert