SUMATERA BARAT — Peluncuran Asuransi Savara tidak lepas dari tren kesadaran masyarakat Indonesia terhadap risiko finansial yang terus meningkat pasca-pandemi. Namun, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan tingkat penetrasi asuransi di Indonesia masih di bawah 3 persen per 2025. BRI Life melihat celah ini sebagai peluang untuk menghadirkan produk yang lebih sederhana dan mudah diakses.
Asuransi Savara menawarkan dua jenis perlindungan utama: asuransi jiwa berjangka dan asuransi kesehatan dasar. Premi termurahnya dimulai dari Rp 50 ribu per bulan untuk nasabah usia 18–55 tahun.
Untuk klaim meninggal dunia akibat kecelakaan, manfaat yang diberikan mencapai Rp 500 juta. Sementara itu, perlindungan kesehatan mencakup biaya rawat inap harian hingga Rp 500 ribu per hari dengan masa tunggu hanya 30 hari.
"Kami ingin memastikan setiap nasabah BRI, dari petani hingga pelaku UMKM, punya akses ke proteksi finansial tanpa harus mengeluarkan biaya besar," kata Andrew dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (12/3).
Produk ini tidak hanya dijual melalui kanal konvensional. BRI Life mengintegrasikan Asuransi Savara ke dalam aplikasi BRImo dan jaringan agen BRI Link yang tersebar di lebih dari 480 ribu titik di seluruh Indonesia. Nasabah cukup mengisi data diri, memilih paket perlindungan, dan melakukan pembayaran langsung melalui aplikasi.
Skema ini memungkinkan masyarakat di daerah terpencil, yang selama ini sulit mengakses produk asuransi formal, bisa membeli polis hanya dengan ponsel pintar. BRI Life menargetkan 2 juta polis baru terjual melalui jalur digital dan agen pada akhir 2026.
Bagi nasabah, kehadiran Asuransi Savara berarti opsi proteksi yang lebih cair dan tidak mengikat. Tidak ada kewajiban menabung dalam jangka panjang seperti produk asuransi unit link yang kerap dikeluhkan karena biaya tinggi.
Dari sisi bisnis, BRI Life mencatat total aset perusahaan mencapai Rp 18,5 triliun per Desember 2025, tumbuh 12 persen secara tahunan. Peluncuran produk ini diharapkan mendongkrak pendapatan premi sebesar 15 persen di tahun pertama.
BRI Life merupakan anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang fokus pada layanan asuransi jiwa dan kesehatan. Hingga saat ini, perusahaan mengelola lebih dari 6 juta nasabah aktif di seluruh Indonesia.