JAKARTA — Rombongan Pemkot Padang yang dipimpin Wakil Wali Kota Maigus Nasir menemui Ketua Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat Kemensos RI Herman Koswara pada Kamis lalu. Dalam pertemuan itu, Herman mengapresiasi kesiapan lahan yang sudah disiapkan Pemkot. Namun ia menekankan bahwa alih fungsi lahan harus segera dituntaskan agar Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) bisa diterbitkan.
Menurut Herman, penyelesaian status kepemilikan lahan menjadi prasyarat utama agar aset tersebut bisa diserahkan ke Kemensos. “Alih fungsi lahan juga harus segera dituntaskan agar Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) dapat diterbitkan,” ujarnya. Ia menambahkan, rekomendasi dari Kementerian ATR/BPN diperlukan sebelum Kementerian PU bisa memulai pembangunan.
Usai dari Kemensos, rombongan melanjutkan koordinasi ke Kementerian ATR/BPN dan diterima Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I Rahma Julianti. Pertemuan membahas percepatan pemenuhan dokumen tata ruang untuk lokasi Sekolah Rakyat di Bungus Barat. Rahma menyatakan pihaknya siap memberikan pendampingan sesuai kewenangan agar seluruh persyaratan tata ruang dipenuhi.
“Semoga Pemko Padang segera melengkapi dokumen yang diperlukan agar proses pembangunan dapat dipercepat,” kata Rahma.
Maigus Nasir menegaskan bahwa kunjungan ini bentuk keseriusan Pemkot Padang mendukung program prioritas pusat. “Kami datang untuk memastikan seluruh persyaratan administrasi dapat dipenuhi secepatnya,” ujarnya. Ia menjelaskan, Kota Padang sudah memiliki rintisan Sekolah Rakyat yang menjadi modal awal pengembangan program. Maigus berharap pembangunan SR tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga mengungkit pertumbuhan kawasan dan kesejahteraan masyarakat.
Rombongan yang mendampingi Maigus antara lain Kepala Dinas PUPR Malvi Hendri, Kepala Dinas Pertanahan Desmon Danus, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Rina Melati, serta Kepala Subbagian Umum Dinas Sosial Erliza Putri.