PASAMAN BARAT — Banjir melanda dua nagari di Kecamatan Talamau pada Minggu (26/7), memaksa warga membersihkan rumah dari genangan dan lumpur. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat merespons cepat dengan mengirimkan bantuan dan alat berat ke lokasi terdampak.
Wakil Bupati M. Ihpan bersama Dinas PUPR dan BPBD turun langsung ke Nagari Kajai dan Nagari Kajai Selatan. Mereka mengidentifikasi penyebab utama banjir: penyempitan saluran pengairan di Nagari Kajai Selatan.
“Salah satu kendala utama adalah penyempitan saluran air. Saya pastikan perbaikannya dikerjakan tahun ini, bersamaan dengan pengaspalan Jalan MAN,” tegas M. Ihpan di lokasi bencana, seperti dikutip dari rilis resmi Pemkab Pasaman Barat, Minggu.
Pemkab juga memetakan kebutuhan mendesak warga. Bantuan yang diprioritaskan meliputi sembako, perlengkapan bayi, dan kasur. Selain itu, armada Damkar dikerahkan untuk membantu membersihkan sisa lumpur di permukiman.
“Sekitar pukul 11.00 WIB, armada Damkar kami turunkan untuk membantu membersihkan rumah-rumah warga dari lumpur agar dapat segera ditempati secara layak,” ujar M. Ihpan.
Banjir dipicu intensitas hujan tinggi yang membuat saluran air meluap. Wabup mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan melaporkan kondisi darurat ke pemerintah nagari atau BPBD Pasaman Barat.
“Melalui penanganan terpadu, mulai dari penyaluran bantuan, pembersihan permukiman, hingga perbaikan infrastruktur, Pemkab Pasaman Barat berkomitmen mempercepat pemulihan warga terdampak dan meminimalkan dampak bencana,” kata M. Ihpan.
Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan lumpur dan pendataan warga terdampak masih berlangsung. Pemkab memastikan bantuan tahap pertama sudah disalurkan langsung ke lokasi.