PARIAMAN — Nota kesepahaman ditandatangani langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad dan Rektor UT Prof. Ali Muktiyanto di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Senin (27/1). Acara itu dirangkaikan dengan Seminar Wisuda UT Wilayah 3 Tahun Akademik 2025/2026 Genap.
Wali Kota Yota Balad menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremonial. "Hari ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, namun awal dari komitmen bersama untuk membangun sumber daya manusia yang unggul melalui akses pendidikan tinggi yang terbuka, mudah dijangkau, dan berkualitas," ujarnya dalam keterangan yang diterima ANTARA.
Yota menjelaskan, fleksibilitas sistem pendidikan jarak jauh yang diterapkan UT menjadi peluang besar bagi warga Pariaman. Masyarakat bisa melanjutkan studi tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau aktivitas sehari-hari.
"Hal ini tentu menjadi solusi bagi ASN, tenaga honorer, guru, pelaku UMKM hingga pekerja swasta yang ingin melanjutkan studi tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari," kata Yota.
Menurutnya, investasi di bidang pendidikan menjadi prioritas karena kemajuan suatu daerah ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Program Saga Saja Plus pun diyakini bakal terdorong melalui akses kuliah yang lebih terbuka ini.
Wali Kota menyoroti kredibilitas UT yang telah meraih akreditasi "Unggul" dari BAN-PT dan pengakuan internasional dari International Council for Open and Distance Education (ICDE). Menurutnya, hal ini menempatkan UT sebagai mitra strategis yang tepat.
"Membangun gedung mungkin hanya membutuhkan waktu beberapa tahun, tetapi membangun manusia membutuhkan komitmen yang panjang. Pendidikan adalah fondasi utama dari setiap peradaban yang maju," ujar Yota.
Melalui kerja sama ini, Pemkot Pariaman berharap lahir program-program konkret di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga transformasi digital pelayanan publik di daerah setempat.
Rektor UT Prof. Ali Muktiyanto menyambut baik sinergi yang dibangun. Ia menegaskan komitmen penuh perguruan tinggi yang dipimpinnya untuk menjadi mitra strategis Pemkot Pariaman.
"Universitas Terbuka berkomitmen penuh untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Pariaman dalam membuka kesempatan belajar seluas-luasnya tanpa batasan ruang dan waktu," kata Ali.
Ia menambahkan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah sangat penting untuk memperluas pemerataan akses pendidikan tinggi berkualitas hingga ke berbagai daerah di Indonesia. Dengan pola pendidikan yang fleksibel, kerja sama ini diharapkan tidak hanya membuka akses kuliah bagi generasi muda, tetapi juga memberi kesempatan bagi masyarakat yang telah bekerja untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi pendidikannya.