Pasar Headset VR Global Turun 18% Jelang Rilis Steam Frame Valve

Penulis: Bastian Sihombing  •  Minggu, 13 September 2026 | 11:34:01 WIB
Pengiriman headset VR global turun 18 persen secara tahunan pada kuartal kedua 2026.

SUMATERA BARAT — Angka dari Counterpoint Research menunjukkan pengiriman headset VR global pada kuartal kedua 2026 turun 18% secara tahunan. Dibanding kuartal sebelumnya, pengiriman juga merosot 16%. Data ini muncul hanya beberapa bulan sebelum jendela rilis Steam Frame yang dijadwalkan pada akhir 2026.

Harga Naik, Game Baru Minim

Counterpoint menilai kenaikan harga headset memperburuk kondisi pasar. Meta menaikkan harga Quest 3 dan Quest 3S di tengah krisis pasokan memori, yang membuat konsumen semakin menahan pembelian.

Masalah lain datang dari sisi konten. Minimnya game VR besar membuat konsumen tidak punya banyak alasan untuk membeli perangkat baru. Half-Life: Alyx yang dirilis enam tahun lalu masih menjadi salah satu standar tertinggi pengalaman game VR di PC.

Posisi Sulit Valve dengan Steam Frame

Steam Frame memang mendapat dukungan penuh dari ekosistem gaming Steam. Namun Valve tetap harus meyakinkan konsumen yang mungkin sudah memiliki headset dan tidak melihat alasan kuat untuk berpindah.

Harga komponen yang tinggi juga berpotensi mendorong harga jual Steam Frame saat dirilis. Valve tampaknya sedang mempersiapkan sistem reservasi untuk perangkat ini, indikasi bahwa stok awal kemungkinan terbatas dan peluncurannya semakin dekat.

AR Justru Tumbuh 138%

Pasar XR secara keseluruhan tidak sepenuhnya lesu. Pengiriman perangkat augmented reality justru melonjak 138% secara tahunan pada kuartal kedua 2026, dan naik 10% dibanding kuartal sebelumnya.

Counterpoint mencatat pertumbuhan AR didorong oleh produk baru, ekspansi internasional, serta promosi besar di China. Minat konsumen tampak bergeser dari headset VR yang sepenuhnya menutup pandangan menuju perangkat AR yang lebih mudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Ujian Strategi Hardware Valve

Peluncuran Steam Frame akan menjadi ujian penting bagi strategi perangkat keras Valve. Jika konsumen tidak lagi melihat VR sebagai kategori yang wajib diikuti, Valve membutuhkan lebih dari sekadar spesifikasi menarik untuk menciptakan momentum penjualan.

Pasar headset VR yang mendingin menjelang akhir 2026 membuat peluncuran Steam Frame berpotensi terbentur kondisi yang tidak ideal. Valve perlu strategi konten dan harga yang tepat agar perangkat barunya tidak tenggelam di pasar yang sedang menunggu alasan untuk bangkit kembali.

Reporter: Bastian Sihombing
Sumber: jagatplay.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top