SUMATERA BARAT — Lenovo memperkenalkan laptop Yoga Pro 9n (15", 11) dan Yoga 9n 2-in-1 (16", 11) di ajang IFA 2026, keduanya mengandalkan komputasi AI lokal lewat platform NVIDIA RTX Spark. Laptop premium ini membawa unified memory hingga 128 GB berkecepatan 9400 MT/s, menyasar kreator dan developer yang menjalankan model AI, editing video, hingga rendering 3D langsung dari perangkat. Lenovo juga menyertakan dua tablet baru serta konsep Smart Canvas dan Qira untuk alur kerja lintas perangkat.
Lenovo membawa lini Yoga terbaru ke panggung Lenovo Innovation World di IFA 2026. Perusahaan menempatkan komputasi AI lokal sebagai inti dari perangkat baru mereka, bukan sekadar fitur tambahan yang menempel di atas sistem operasi.
Portofolio yang diperkenalkan mencakup laptop premium berbasis NVIDIA RTX Spark, dua tablet yang mengutamakan penggunaan pen, serta pengalaman lintas perangkat melalui Lenovo Smart Canvas Concept dan Lenovo Qira.
Lenovo Yoga Pro 9n (15", 11) ditujukan bagi kreator dan developer yang menjalankan beban kerja AI secara lokal. Perangkat ini ditenagai NVIDIA RTX Spark, platform yang menggabungkan kemampuan AI dan RTX dengan CUDA stack.
Kombinasi tersebut memungkinkan model AI yang lebih kompleks dijalankan langsung di perangkat. Termasuk mendukung berbagai agen AI yang menangani tugas berbeda dalam satu alur kerja.
Kreator tidak hanya mendapat akselerasi untuk satu fitur AI. Komputasi lokal bisa dipakai dalam rangkaian pekerjaan yang lebih panjang, mulai dari pengembangan aplikasi AI, editing video beresolusi tinggi, rendering 3D, hingga kompilasi software.
Yoga Pro 9n juga membawa kemampuan RTX gaming. Satu perangkat dapat digunakan untuk pekerjaan kreatif sekaligus hiburan.
Kebutuhan kreator tidak selalu cocok dengan bentuk laptop konvensional. Lenovo menjawabnya melalui Yoga 9n 2-in-1 (16", 11) yang memakai engsel 360 derajat.
Perangkat ini dapat digunakan dalam lima mode: Laptop, Tablet, Tent, Stand, dan Canvas. Mode Canvas memungkinkan layar dibentangkan rata sehingga pengguna bisa menggambar atau membuat sketsa seperti di atas kanvas sungguhan.
Lenovo turut memperkenalkan Lenovo Smart Canvas Concept dan Lenovo Qira. Keduanya dirancang memudahkan pengguna melanjutkan pekerjaan di berbagai perangkat berbeda.
Pendekatan ini menyambung alur kerja yang selama ini terputus. Ide yang muncul dari sketsa, catatan, atau gambar bisa berlanjut ke proses editing dan rendering tanpa harus memindahkan file secara manual.
Lenovo belum mengumumkan harga resmi maupun tanggal ketersediaan untuk lini Yoga terbaru ini. Informasi soal varian yang masuk ke pasar Indonesia juga belum disebutkan dalam pengumuman di IFA 2026.
Harga dan jadwal peluncuran biasanya diumumkan Lenovo mendekati waktu penjualan di tiap region, termasuk Asia Tenggara.
Yoga Pro 9n menempati segmen paling atas dalam portofolio Yoga terbaru. Fokusnya bergeser dari sekadar spesifikasi CPU dan GPU ke kemampuan menjalankan model AI secara lokal dengan memori besar.
Kapasitas unified memory 128 GB menjadi pembeda utama. Angka tersebut jauh di atas laptop kreator kebanyakan yang masih berkisar 16–32 GB, dan menjadi syarat penting untuk menjalankan model AI berukuran besar tanpa bergantung pada layanan cloud.
Lenovo Yoga Pro 9n dan Yoga 9n 2-in-1 cocok untuk kreator profesional, developer AI, dan pengguna yang butuh rendering 3D atau editing video resolusi tinggi tanpa koneksi internet. Pengguna kasual yang hanya butuh laptop untuk kerja kantoran dan browsing sebaiknya menunggu varian Yoga yang lebih terjangkau.