Zidane Coret N'Golo Kante dari Skuad Timnas Prancis untuk Nations League

Penulis: Topan Lubis  •  Jumat, 18 September 2026 | 21:48:31 WIB

SUMATERA BARAT — Zinedine Zidane mengambil keputusan tegas di awal masa jabatannya sebagai pelatih Timnas Prancis dengan mencoret N'Golo Kante dari skuad UEFA Nations League. Gelandang berusia 35 tahun itu harus menerima kenyataan pahit setelah menjadi bagian penting Les Bleus saat menjuarai Piala Dunia 2018.

Keputusan Zinedine Zidane mencoret N'Golo Kante menandai arah baru Timnas Prancis. Pelatih anyar itu akan mengumumkan skuad lengkap akhir pekan ini, dan laporan RMC Sport menyebut nama Kante tidak masuk dalam rencana.

Prancis akan mengarungi UEFA Nations League dengan jadwal padat. Turki menjadi lawan pertama pada 26 September, disusul Belgia pada 29 September, Italia pada 3 Oktober, dan Belgia lagi di kandang pada 6 Oktober.

Zidane Pilih Pemain Muda, Kante Jadi Korban Pertama

Laporan RMC Sport menyebut Zidane akan memanggil lebih banyak pemain muda untuk menghadapi empat laga Nations League tersebut. N'Golo Kante menjadi nama paling menonjol yang dikorbankan dalam regenerasi skuad.

Kante bukan tanpa jasa bagi Timnas Prancis. Gelandang berusia 35 tahun itu sudah mengoleksi 69 penampilan dan menjadi bagian penting skuad ketika Prancis menjuarai Piala Dunia 2018.

Namun peran Kante mulai menyusut. Pada Piala Dunia 2026, pelatih Didier Deschamps memanggilnya tapi hanya menjadikannya cadangan sepanjang perjalanan turnamen.

Rekam Jejak Kante yang Kini Tersingkir

Kante dikenal sebagai gelandang pekerja keras yang menjadi jangkar lini tengah Prancis selama bertahun-tahun. Kontribusinya di Piala Dunia 2018 membuatnya dianggap sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik generasinya.

Panggilan ke Piala Dunia 2026 sempat memberi harapan bahwa Kante masih masuk perhitungan. Tapi statusnya sebagai cadangan sepanjang turnamen menjadi sinyal bahwa kepercayaan pelatih mulai berkurang.

Kini dengan kedatangan Zidane, pintu Kante ke Timnas Prancis tampaknya tertutup. Kisah Kante bersama Les Bleus sepertinya selesai sudah.

Apa Artinya Keputusan Ini bagi Prancis

Langkah Zidane menunjukkan ia ingin membangun identitas baru sejak awal. Memanggil pemain muda untuk Nations League memberi ruang regenerasi sebelum turnamen besar berikutnya.

Prancis memulai kompetisi dengan lawan-lawan berat. Turki dan Belgia menjadi ujian awal, sementara Italia menanti di laga ketiga. Hasil di empat pertandingan ini akan menentukan posisi Prancis di grup.

Bagi Kante, coretan ini bisa menjadi akhir perjalanannya bersama tim nasional. Setidaknya untuk sementara, sampai ada perubahan kebijakan dari Zidane.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top