Pemerintah pusat resmi menyerahkan sumur bor sedalam 124 meter untuk RSUP M Djamil Padang, Sumatera Barat, guna memperkuat pasokan air bersih rumah sakit rujukan itu. Serah terima berlangsung di Padang pada Jumat (18/9), setelah pengeboran menembus kondisi tanah yang menantang. Selama ini rumah sakit mendatangkan hingga 24 mobil tangki air per hari untuk menutupi kebutuhan operasional.
PADANG — Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang menuntaskan pengeboran sumur bor bagi RSUP M Djamil Padang dengan kedalaman sekitar 124 meter. Plt Kepala BWS Sumatera V Padang Rezky Wahyudi menyebut sumber air itu kini siap memenuhi kebutuhan air bersih rumah sakit.
"Sumur bor ini telah diselesaikan dengan kedalaman mencapai sekitar 124 meter untuk memenuhi kebutuhan air bersih rumah sakit," kata Rezky, Jumat.
Proses pengeboran tidak berjalan mulus. Kondisi tanah di lokasi proyek disebut cukup menantang, meski akhirnya sumber air berhasil dihadirkan.
Sebelum sumur bor beroperasi, RSUP M Djamil Padang memasok air hingga 24 unit mobil tangki setiap hari demi menutupi kebutuhan operasional. Direktur RSUP M Djamil Padang Dovy Djanas menyambut baik tuntasnya proyek yang disebut sebagai kebutuhan prioritas rumah sakit.
Keberadaan sumur bor diharapkan memutus mata rantai ketergantungan rumah sakit terhadap pasokan air menggunakan mobil tangki. Dovy mengapresiasi perhatian dan dukungan seluruh pihak atas penyelesaian infrastruktur tersebut.
Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus turut hadir di Padang dan menekankan pentingnya penguatan fasilitas kesehatan serta kolaborasi lintas sektoral. Kementerian Kesehatan tengah mendorong penguatan fasilitas pelayanan kesehatan melalui berbagai program pembangunan dan revitalisasi.
Dalam paparannya, pemerintah menargetkan renovasi 10.000 puskesmas di 7.285 kecamatan mulai 2027. Pembangunan 514 Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di 514 kabupaten atau kota ditargetkan rampung paling lambat 2030.
Upaya menghadirkan sumur bor tidak lepas dari perjuangan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade yang memperjuangkan anggaran dan pengerjaannya di tingkat pusat. Gubernur Sumbar Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, Kementerian Kesehatan, BWS Sumatera V, dan Andre Rosiade atas dukungan pembangunan infrastruktur kesehatan di Sumbar.
Pembangunan sumur bor menjadi bagian dari penguatan layanan rumah sakit rujukan di Sumatera Barat. Dengan pasokan air mandiri, operasional RSUP M Djamil Padang tidak lagi bergantung pada pasokan air dari luar.