Pramuka Pasaman Barat dan Basarnas Teken Kerja Sama, Bentuk SAKA SAR untuk Siaga Bencana

Penulis: Maruli Sinaga  •  Sabtu, 19 September 2026 | 10:38:32 WIB

Kwartir Cabang 0317 Gerakan Pramuka Kabupaten Pasaman Barat menandatangani nota kesepahaman dengan Basarnas Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman untuk memperkuat kapasitas penanggulangan bencana sekaligus membentuk Satuan Karya SAR. Kerja sama itu dituangkan dalam penandatanganan di Aula Kantor Basarnas Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman, Simpang Empat. Sebagai tindak lanjut, perekrutan calon anggota SAKA SAR dari pelajar SLTA akan segera dilakukan.

SIMPANG EMPAT — Kwartir Cabang 0317 Gerakan Pramuka Kabupaten Pasaman Barat resmi menggandeng Basarnas Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman. Kerja sama itu dituangkan melalui penandatanganan nota kesepahaman tentang penyelenggaraan pencarian dan pertolongan serta pembentukan Satuan Karya SAR. Penandatanganan berlangsung di Aula Kantor Basarnas Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman, Simpang Empat.

Ketua Kwarcab 0317 Pasaman Barat Risnawanto menyebut kerja sama tersebut menjadi bagian dari penguatan peran Gerakan Pramuka dalam pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang penanggulangan bencana. Menurut dia, peran itu sejalan dengan tugas Basarnas dalam pencarian dan pertolongan.

Mengapa Pasaman Barat Butuh Kesiapsiagaan Khusus

Risnawanto menyoroti kondisi geografis Pasaman Barat yang dinilainya berisiko tinggi terhadap bencana. Mulai dari gempa bumi, tanah longsor, hingga banjir. Garis pantai yang luas, sungai yang membentang, serta keberadaan gunung api disebutnya menuntut kesiapsiagaan dan kemampuan pertolongan yang kuat.

"Pasaman Barat merupakan daerah yang memiliki risiko bencana. Mulai dari gempa bumi, tanah longsor hingga banjir. Kondisi geografis Pasaman Barat dengan garis pantai yang luas, sungai yang membentang, serta keberadaan gunung api membutuhkan kesiapsiagaan dan kemampuan pertolongan yang kuat," kata Risnawanto.

Dia berharap sinergi antara Pramuka dan Basarnas dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana dan penanganan kondisi darurat.

Bukan Sekadar Seremoni

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman Novi Yurandi menegaskan kerja sama tersebut bukan sekadar seremoni. Menurut dia, nota kesepahaman itu menjadi komitmen untuk membangun sinergi sekaligus memperkuat potensi sumber daya manusia di tengah masyarakat.

"Pramuka memiliki potensi besar, terutama dari sisi sumber daya manusia, semangat pengabdian, kedisiplinan, serta kedekatan dengan masyarakat," ujar Novi Yurandi.

Dia berharap kapasitas anggota Pramuka dapat ditingkatkan melalui pendidikan, pelatihan, simulasi, latihan bersama, pembinaan potensi, serta pembentukan SAKA SAR.

Perekrutan Anggota SAKA SAR dari Pelajar SLTA

Sebagai tindak lanjut, Novi menyebutkan dalam waktu dekat akan dilakukan perekrutan calon anggota SAKA SAR. Sasaran perekrutan adalah satuan pendidikan tingkat SLTA/sederajat, khususnya anggota Pramuka golongan penegak dan pandega.

Pembentukan SAKA SAR di Pasaman Barat menambah kanal keterlibatan pelajar dalam urusan kebencanaan daerah. Selain menerima pelatihan teknis pencarian dan pertolongan, anggota yang lolos perekrutan akan diterjunkan mendampingi masyarakat saat kondisi darurat terjadi.

Reporter: Maruli Sinaga
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top