Petugas jaga lintasan (PJL) menurunkan portal secara manual di perlintasan kereta api sebidang tanpa palang pintu di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (19/9/2036). Penutupan manual dilakukan PJL shift malam untuk memastikan keamanan pengendara dan warga saat kereta melintas. Perlintasan tanpa palang otomatis itu mengandalkan kewaspadaan petugas sebagai pengaman utama.
PADANG — Petugas jaga lintasan (PJL) menurunkan portal dan menjaga perlintasan kereta api sebidang di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (19/9/2036). PJL yang bertugas shift malam itu menutup portal secara manual pada perlintasan tanpa palang pintu. Penutupan dilakukan untuk memastikan keamanan pengendara dan warga yang melintas.
Perlintasan sebidang itu tidak dilengkapi palang pintu otomatis. Karena itu, penutupan jalur sepenuhnya bergantung pada petugas jaga yang bersiaga di lokasi. PJL menurunkan portal secara manual setiap kali kereta akan melintas.
Pewarta Fitra Yogi melaporkan petugas tersebut bekerja pada shift malam. Penjagaan dilakukan agar pengendara tidak menerobos saat kereta melintas.
Perlintasan sebidang tanpa palang pintu menyimpan risiko tinggi bagi pengguna jalan. Tanpa alat pengaman otomatis, kewaspadaan petugas menjadi lapisan utama pencegahan kecelakaan. Portal yang diturunkan manual berfungsi menghentikan laju kendaraan sebelum kereta melintas.
Warga yang melintas di kawasan itu mengandalkan isyarat petugas untuk tahu kapan harus berhenti. Petugas jaga memastikan jalur bersih sebelum kereta melintas.
Penutupan portal secara manual dilakukan untuk memastikan keamanan pengendara dan warga saat melintas. PJL shift malam tetap bersiaga meski jam operasional kereta berada di waktu malam. Penjagaan berlangsung selama kereta melintas di perlintasan tersebut.