JAKARTA — Kebakaran melanda Terminal New Priok Container Terminal One (NPCT1) di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, tepatnya di Kade 820 Blok DG. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk mendalami penyebab insiden tersebut.
Menurut keterangan saksi, api mulai terpantau pukul 15.20 WIB. Proses pemadaman melibatkan 14 unit mobil pemadam kebakaran dari Pelindo, NPCT1, dan Pemkot Jakarta Utara, dan api berhasil dipadamkan pukul 16.45 WIB.
Alrasyidin merinci jumlah material yang terbakar dalam kejadian itu. "Sejauh ini terdapat 51 isotank dan satu unit kontainer DG yang terbakar," katanya di Jakarta, Senin.
Ia menambahkan proses penyelidikan masih berjalan dan belum bisa memastikan penyebab pasti kebakaran. "Untuk detail lebih lanjut dalam proses lidik," ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP AA Ngurah Made Pandu Prabawa menyatakan timnya sudah mendatangi lokasi kejadian. Namun petugas belum dapat masuk karena situasi masih panas.
"Kami sudah memasang garis polisi di lokasi tersebut dan ketika sudah dingin nantinya kami melakukan olah tempat kejadian perkara," kata Pandu.
Corporate Planning Manager NPCT1 Christine Margaretha Manasseh memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. "Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut," katanya di Jakarta, Senin.
Christine menyebut penanganan saat ini sudah masuk tahap pendinginan lokasi yang terbakar. Proses pendinginan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu jam.
"Pembaruan saat ini penanganan kebakaran sudah masuk tahap pendinginan yang dilakukan NPCT1 dengan pihak terkait," ujarnya.
Koordinasi dengan Labfor Polri menjadi langkah awal kepolisian memastikan sumber api. Polisi belum menyampaikan dugaan awal karena olah TKP baru bisa dilakukan setelah area terbakar benar-benar dingin.
Terminal NPCT1 berada di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok yang menjadi simpul logistik utama Jakarta dan sekitarnya. Insiden ini menjadi perhatian karena menyangkut arus bongkar-muat peti kemas di salah satu terminal tersibuk di Indonesia.