Dekranasda Kota Solok, Sumatera Barat, menyeleksi produk kerajinan lokal unggulan untuk meningkatkan kualitas sekaligus memperluas peluang pemasaran. Seleksi digelar di Aula Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kota Solok, Senin (21/9). Perajin tidak hanya dinilai produknya, tetapi juga mendapat masukan soal kemasan, harga jual, dan strategi pemasaran digital.
KOTA SOLOK — Ketua Dekranasda Kota Solok Dona Ramadhani Kirana Putra menyatakan kurasi dilakukan untuk memetakan produk kerajinan yang punya kualitas dan karakter kuat. Produk semacam itu dinilai lebih siap menjangkau pasar yang lebih luas. "Melalui kurasi ini, kita tidak hanya menyeleksi produk yang siap dipasarkan, tetapi juga memberikan pendampingan dan masukan konstruktif bagi para perajin," kata Dona.
Dalam kegiatan tersebut, para perajin menampilkan sejumlah produk, di antaranya kriya, batik, tenun, dan kerajinan tangan berbahan baku lokal. Tim kurator menilai produk dari beberapa aspek sekaligus: kualitas bahan, kerapian teknik pembuatan, keunikan desain, nilai estetika, serta peluang produk menembus pasar.
Dona menekankan produk kerajinan yang dikembangkan perajin Kota Solok perlu memiliki identitas yang kuat. Kualitasnya juga harus sesuai kebutuhan pasar agar mampu bersaing dengan produk dari daerah lain.
Penilaian dalam kurasi diarahkan supaya perajin mengetahui bagian produk yang masih perlu diperbaiki sebelum dipasarkan lebih luas. Menurut Dona, penilaian itu penting sebagai dasar perbaikan, bukan sekadar penentuan lolos atau tidak.
Selain kualitas produk, perajin mendapatkan masukan terkait kemasan, penentuan harga jual, serta strategi pemasaran melalui platform digital. Pendampingan tersebut diharapkan membantu pelaku usaha menyesuaikan produk dengan kebutuhan konsumen sekaligus meningkatkan nilai jual kerajinan yang dihasilkan.
Dekranasda bersama DPKUKM Kota Solok juga mendorong perajin terus melakukan pengembangan desain dan menjaga kualitas. Langkah itu dinilai penting agar produk tetap memiliki daya tarik di tengah persaingan industri kreatif.
Produk yang memenuhi hasil seleksi nantinya dapat difasilitasi untuk mengikuti pameran tingkat regional maupun nasional. Fasilitasi itu menjadi salah satu sarana memperkenalkan produk kerajinan Kota Solok ke konsumen luar daerah.
"Dengan begitu, produk yang dihasilkan tidak hanya berhenti di pasar lokal, tetapi memiliki kesempatan untuk dikenal oleh konsumen dari luar daerah," ujar Dona.
Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat pemasaran produk kerajinan lokal. Dampaknya diharapkan mendukung perkembangan usaha para perajin dan meningkatkan nilai ekonomi produk unggulan Kota Solok.