Dapur umum Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial Kabupaten Solok memasok makanan bagi warga terdampak dan relawan penanganan banjir bandang di Arosuka selama masa tanggap darurat. Layanan serupa juga digelar Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Kejaksaan, TNI, dan Brimob yang tersebar di sejumlah titik pengungsian.
SOLOK — Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok, Desmalia Ramadhanur, menyebut layanan dapur umum telah berjalan sekitar satu minggu. Petugas dan relawan setiap hari memasak lalu menyalurkan makanan ke warga terdampak, relawan, serta petugas yang masih bekerja di lokasi bencana dan posko penanganan.
Dapur umum Kemensos ditempatkan di sekitar tenda utama posko bencana. Posisi itu membuat pelayanan makanan lebih dekat dengan warga yang membutuhkan.
Selain Kemensos, pelayanan dapur umum didukung Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Dinas Sosial Kabupaten Solok, Kejaksaan, TNI, dan Brimob. Sejumlah dapur umum ditempatkan di beberapa titik untuk menopang kebutuhan makanan masyarakat dan petugas penanganan bencana.
Dapur umum Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat berlokasi di SMA Negeri 2 Gunung Talang. Dapur umum Brimob berada di depan BPJS Kesehatan, sedangkan dapur umum TNI di sekitar Perumahan Nuansa Griya.
Petugas dapur umum bersama relawan menjalani sejumlah tahapan pelayanan, mulai dari menyiapkan makanan hingga mendistribusikannya kepada warga dan relawan di lapangan. Penyediaan makanan menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir bandang selama proses tanggap darurat.
Desmalia menyatakan keberadaan dapur umum turut membantu relawan dan petugas tetap memperoleh makanan selama melakukan pembersihan, evakuasi, serta penanganan dampak banjir bandang.
Pemerintah Kabupaten Solok terus berkoordinasi dengan instansi yang terlibat agar pelayanan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan makanan, berjalan selama masih dibutuhkan. Pemkab Solok menyampaikan apresiasi kepada Kemensos dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengoperasian dapur umum.
Pelayanan dapur umum akan disesuaikan dengan kebutuhan warga selama masa tanggap darurat dan proses penanganan pascabencana banjir bandang di Arosuka.