Merger KAI-INKA Dikebut, Dony Oskaria Target Rampung Sebelum 2027

Penulis: Topan Lubis  •  Rabu, 30 September 2026 | 09:05:31 WIB
KAI dan INKA menargetkan proses merger rampung sebelum Januari 2027.

SUMATERA BARAT — PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Industri Kereta Api (INKA) menargetkan proses merger rampung sebelum Januari 2027, dengan INKA bakal berada di bawah KAI. Konsolidasi ini bagian dari penataan BUMN per sektor yang dijalankan Danantara, dan bakal mengubah lini bisnis INKA dari sekadar manufaktur menjadi termasuk perawatan sarana perkeretaapian.

Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, memastikan penggabungan KAI dan INKA masuk dalam proses konsolidasi sektor transportasi yang tengah berjalan. Ia menyebut penyelesaiannya dikejar sebelum Januari 2027, meski jadwal final masih menunggu perkembangan di lapangan.

Dony mengungkapkan hal itu di Jakarta, Selasa, seperti dikutip Antara. Menurut dia, seluruh rangkaian konsolidasi per sektor memang sedang dirampungkan Danantara sebagai bagian dari penataan BUMN.

"Harusnya sebelum Januari malah harusnya ya. Tapi saya cek, makanya saya cek. Kan dalam proses konsolidasi per sektor kita kan," kata Dony.

INKA Bakal Berada di Bawah KAI

Dony menegaskan posisi INKA setelah konsolidasi tuntas. Perusahaan manufaktur kereta api itu akan menjadi bagian dari KAI.

"Iya (PT INKA nanti di bawah KAI)," ujar Dony.

Pernyataan itu memperjelas arah integrasi yang sebelumnya disampaikan Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin. Dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu, 23 September 2026, Bobby menyebut konsolidasi dan integrasi INKA ditargetkan efektif mulai 1 Januari 2027.

"Rencana konsolidasi integrasinya itu pada 1 Januari," tutur Bobby.

Skema Inbreng Bersyarat September 2026

Bobby menjelaskan proses inbreng INKA dilakukan pada September 2026 dengan skema inbreng bersyarat. Artinya, penyertaan saham itu baru bisa dieksekusi penuh setelah sejumlah kondisi terpenuhi, sementara konsolidasi dan integrasi baru berjalan awal 2027.

"Jadi inbrengnya bulan ini, tapi inbrengnya inbreng bersyarat. Jadi rencana nanti konsolidasi integrasinya itu di 1 Januari," kata Bobby.

Sebelum melangkah ke tahap integrasi, KAI telah menuntaskan uji tuntas terhadap seluruh aspek yang ada di INKA. Bobby memastikan proses due diligence itu sudah dijalankan sebagai fondasi penggabungan.

"Kami sekarang ini sudah melakukan due diligence terhadap semua aspek yang ada di INKA," ujar dia.

Peran INKA Bertambah Usai Integrasi

Setelah masuk ke dalam KAI, cakupan kerja INKA diproyeksikan meluas. Kegiatan perawatan sarana perkeretaapian KAI, termasuk Balai Yasa, akan diintegrasikan ke perusahaan manufaktur tersebut.

Dengan skema itu, INKA tidak lagi hanya menggarap manufaktur gerbong dan kereta. Perusahaan pelat merah itu juga akan menangani perawatan sekaligus rekayasa sarana perkeretaapian.

Penambahan lini bisnis ini berpotensi mengubah lanskap industri perkeretaapian nasional. Selama ini, perawatan sarana KAI dikerjakan secara terpisah dari lini produksi INKA. Integrasi membuat rantai pasok dan siklus hidup sarana kereta berada dalam satu atap korporasi.

Bagi Danantara, penggabungan KAI-INKA menjadi salah satu uji coba konsolidasi BUMN per sektor. Jika rampung sesuai target, model serupa bisa diterapkan ke klaster usaha lain yang tengah dipetakan holding BUMN.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top