Pemkab Pasaman Barat Siapkan 123 Pelaku UMKM Terdampak Bencana Ikuti Pelatihan di Bukittinggi

Penulis: Maruli Sinaga  •  Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:03:32 WIB
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Pasaman Barat, Agusli, menyampaikan 123 pelaku UMKM terdampak bencana akan mengikuti pelatihan di Bukittinggi.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, menyiapkan 123 pelaku UMKM terdampak bencana hidrometeorologi untuk mengikuti pelatihan penguatan usaha pada 15-16 Oktober 2026 di Kota Bukittinggi. Pelatihan yang digelar Kementerian UMKM itu akan dihadiri Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza. Kegiatan ini menyasar pedagang kecil, pengrajin tas, hingga pelaku usaha kuliner yang terdampak bencana akhir 2025.

SIMPANG EMPAT — Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Pasaman Barat, Agusli, menyatakan pelatihan tersebut menyasar pelaku usaha yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan menata kembali manajemen, jaringan usaha, hingga permodalan para pelaku UMKM.

Dari 123 peserta yang disiapkan, sebagian besar merupakan pedagang kecil, pengrajin tas, dan pelaku usaha kuliner. Mereka tersebar di sejumlah nagari dan pasar tradisional yang terdampak banjir serta tanah longsor.

Lebih dari 3.000 UMKM Terdampak Bencana Akhir 2025

Agusli menyebutkan lebih dari 3.000 UMKM di Pasaman Barat terdampak imbas bencana alam yang terjadi pada akhir 2025. Kerugian tidak hanya berupa rusaknya sarana dan prasarana usaha, tetapi juga terganggunya produksi, rantai pasok, distribusi, akses pasar, hingga hubungan usaha dengan konsumen.

"Kegiatan itu akan diadakan pada 15-16 Oktober 2026. Kegiatan ini sangat penting karena dalam rangka penguatan UMKM yang terdampak bencana," kata Agusli di Simpang Empat, Rabu.

Menurutnya, pelaku UMKM saat ini sangat perlu diberikan semangat untuk kembali bangkit. Pelatihan yang digelar Kementerian UMKM di Bukittinggi itu pesertanya terbatas dari kabupaten/kota yang ada di Sumatera Barat.

Pemkab Usulkan Bantuan Presiden Rp 3 Juta per UMKM

Pemkab Pasaman Barat telah mengusulkan bantuan ke Kementerian UMKM bagi pelaku usaha yang terdampak bencana untuk memperoleh bantuan presiden. Agusli berharap seluruh UMKM yang diusulkan nantinya memperoleh bantuan banpres yang direncanakan sebesar Rp 3 juta.

"Kita juga telah mengusulkan bantuan ke Kementerian UMKM yang terdampak bencana untuk memperoleh bantuan presiden," ujar dia.

Pelatihan di Bukittinggi menjadi tahap awal penguatan sebelum bantuan permodalan cair. Pemkab menargetkan pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan dapat kembali menjalankan usaha dan memulihkan jaringan pasok yang sempat terputus akibat bencana.

Reporter: Maruli Sinaga
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top