SAWAHLUNTO — Jajaran Kantor Pertanahan Kota Sawahlunto mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar 1 Oktober. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti seluruh rangkaian upacara dengan tertib. Peringatan ini menjadi momentum mengenang kembali perjuangan mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara.
Upacara tersebut bukan sekadar seremonial tahunan. Bagi insan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, peringatan ini menjadi pengingat untuk senantiasa mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Terutama dalam pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan kepastian hukum atas tanah mereka.
Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Kantor Pertanahan Kota Sawahlunto memaknai peringatan ini sebagai komitmen untuk terus memperkokoh ideologi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam konteks tugas keseharian, nilai-nilai Pancasila diterjemahkan menjadi pelayanan pertanahan yang berorientasi kepada masyarakat. Jajaran kantor ini berkomitmen menjunjung tinggi nilai integritas, profesionalisme, dan gotong royong dalam setiap layanan yang diberikan.
Kantor Pertanahan Kota Sawahlunto menegaskan komitmen untuk memberikan pelayanan pertanahan yang berkualitas. Nilai integritas ditempatkan sebagai fondasi utama, mengingat layanan pertanahan erat kaitannya dengan kepastian hukum dan hak masyarakat.
Profesionalisme juga menjadi bagian tak terpisahkan dari komitmen tersebut. Setiap petugas diharapkan menjalankan tugas sesuai aturan dan mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila diharapkan semakin memperkuat semangat seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kota Sawahlunto. Semangat menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila menjadi landasan dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Melalui momentum ini, Kantor Pertanahan Kota Sawahlunto berkomitmen terus menghadirkan pelayanan yang berorientasi kepada masyarakat. Nilai gotong royong dan integritas menjadi pijakan dalam setiap tugas yang diemban.