BPJS Kesehatan Cabang Solok Bekali 21 Tenaga Alih Daya soal Layanan JKN, dari Security hingga Driver

Penulis: Maruli Sinaga  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 10:51:01 WIB
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok memimpin pembekalan bagi 21 tenaga alih daya di wilayah kerjanya.

BPJS Kesehatan Cabang Solok membekali 21 tenaga alih daya dari enam kabupaten dan kota di wilayah kerjanya mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional melalui kegiatan Pelita. Pembekalan berlangsung Kamis (8/10) dengan peserta terdiri dari petugas keamanan, petugas kebersihan, dan driver. Materi yang diberikan mencakup saluran layanan JKN yang bisa diakses warga tanpa harus datang ke kantor cabang.

SOLOK — Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok Neri Eka Putri memimpin langsung pembekalan bagi 21 tenaga alih daya (TAD) yang bertugas di Kota Solok, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Dharmasraya. Kegiatan bertajuk Pelita atau Pembekalan TAD ini menyasar petugas keamanan, petugas kebersihan, dan driver.

Neri menekankan agar para TAD tidak sekadar memahami informasi seputar BPJS Kesehatan dan Program JKN. Ia berharap mereka merasa menjadi bagian dari keluarga besar institusi, memiliki rasa tanggung jawab, dan menjaga nama baik BPJS Kesehatan saat menjalankan tugas sehari-hari.

Saluran Layanan JKN yang Perlu Diketahui Warga

Dalam pembekalan tersebut, peserta menerima penjelasan mengenai berbagai cara penggunaan layanan BPJS Kesehatan yang bisa diakses masyarakat tanpa perlu datang langsung ke kantor cabang. Pengetahuan itu dinilai penting karena TAD kerap menjadi orang pertama yang ditemui warga ketika mencari informasi.

Dengan pemahaman tersebut, TAD diharapkan mampu memberikan informasi awal yang tepat saat masyarakat membutuhkan penjelasan mengenai layanan JKN. Peran mereka sebagai pemberi informasi garis depan menjadi salah satu fokus kegiatan ini.

Cerita Doni dan Dian soal Manfaat Pembekalan

Salah satu peserta, Doni (35), yang bertugas sebagai petugas keamanan, menyatakan kegiatan Pelita memberi manfaat nyata bagi pekerjaannya.

"Hari ini, kami kembali menerima informasi terkait Program JKN dan saluran layanan yang tersedia. Ini sangat membantu ketika orang banyak bertanya, karena kami bisa menjawab dengan tepat berdasarkan informasi yang diberikan langsung oleh BPJS Kesehatan," ujar Doni.

Hal serupa disampaikan Dian (33). Ia mengaku semakin memahami berbagai pilihan layanan yang tersedia untuk peserta JKN.

"Dengan kegiatan ini saya menjadi lebih mengerti tentang Program JKN, bisa memberikan jawaban ketika masyarakat bertanya. Paling tidak saya mampu memberikan jawaban terkait hal-hal yang mendasar terkait alur layanan atau pengurusan administrasi Program JKN," ujarnya.

Kuis di Akhir Kegiatan untuk Ukur Pemahaman

Kegiatan ditutup dengan sesi kuis yang berfungsi mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Neri berharap para TAD semakin percaya diri menyampaikan informasi yang benar dan tepat kepada masyarakat.

"Melalui pembekalan GARDA JKN ini, saya berharap seluruh TAD semakin percaya diri dalam menyampaikan informasi yang benar dan tepat kepada masyarakat. Saya juga berharap tumbuh rasa bangga menjadi bagian dari BPJS Kesehatan, sehingga setiap insan senantiasa menjaga sikap, perilaku, dan integritas dalam menjalankan tugas serta menjaga nama baik institusi. Dengan demikian, TAD tidak hanya berkontribusi melalui tugas dan tanggung jawab sehari-hari, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya menyebarluaskan informasi Program JKN yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat," tutup Neri.

Reporter: Maruli Sinaga
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top