Pertamina Tambah 32 KL Solar untuk Nelayan Muara Ciasem Subang

Penulis: Maruli Sinaga  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 11:35:01 WIB
Pertamina menambah pasokan 32 kiloliter Solar bersubsidi untuk nelayan Muara Ciasem di SPBUN KUD Mina Fajar Sidik, Blanakan, Subang.

SUMATERA BARAT — Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menambah pasokan Solar bersubsidi 32 kiloliter ke SPBUN KUD Mina Fajar Sidik, Blanakan, Subang, pada akhir September 2026 untuk nelayan Muara Ciasem. Penambahan ini menyusul tak beroperasinya lembaga penyalur non-Pertamina di sekitar TPI Ciasem yang selama ini menjadi sumber BBM nelayan setempat.

Paragraf pembuka: Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Reno Fri Daryanto, memastikan SPBUN KUD Mina Fajar Sidik di Blanakan kini menjadi salah satu titik penyaluran utama bagi nelayan Muara Ciasem. Pasokan tambahan tahap berikutnya sudah dijadwalkan pada pertengahan Oktober 2026 untuk menjaga aktivitas melaut tetap berjalan.

Mengapa Pasokan Harus Ditambah

Sebelumnya, nelayan Muara Ciasem menyalurkan kebutuhan BBM dari lembaga penyalur non-Pertamina di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ciasem. Lembaga itu kini tidak lagi beroperasi, sehingga pasokan harus dialihkan ke jaringan Pertamina.

Perpindahan titik penyaluran membuat Pertamina Patra Niaga Regional JBB bergerak cepat menambah alokasi ke SPBUN KUD Mina Fajar Sidik. Penyaluran tambahan 32 kiloliter direalisasikan pada akhir September 2026.

"Saat ini, SPBUN KUD Mina Fajar Sidik di Blanakan menjadi salah satu titik penyaluran bagi nelayan Muara Ciasem. Sebelumnya, terdapat lembaga penyalur non Pertamina di sekitar TPI Ciasem, namun saat ini sudah tidak beroperasi," ujar Reno dalam keterangan tertulis, Senin (12/10/2026).

Di Mana Nelayan Bisa Mengisi Solar

Selain SPBUN KUD Mina Fajar Sidik, Pertamina menyiagakan layanan di SPBU 31.41201 dan SPBU 34.41213. Dua SPBU itu melayani nelayan yang mengantongi surat rekomendasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pertamina juga memantau stok dan penyaluran secara berkala di ketiga titik tersebut. Langkah ini untuk memastikan Solar bersubsidi tidak langka saat musim melaut ramai.

Evaluasi Alokasi Bersama Dinas Kelautan dan Perikanan

Pertamina Patra Niaga berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) untuk mengevaluasi kesesuaian alokasi dengan kebutuhan riil nelayan. Pembahasan mencakup rencana penambahan fasilitas penyaluran BBM di wilayah Muara Ciasem.

Evaluasi ini penting karena kebutuhan Solar nelayan bergantung pada pola melaut, cuaca, dan jumlah kapal yang beroperasi. Alokasi yang tidak cocok bisa membuat nelayan kembali kesulitan mencari BBM.

Saluran Pengaduan jika Ada Masalah

Masyarakat yang menemukan indikasi ketidaksesuaian dalam pelayanan atau penyaluran BBM bisa menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 atau email pcc135@pertamina.com.

Nelayan Muara Ciasem menggantungkan mata pencaharian pada hasil laut, sehingga kepastian pasokan Solar bersubsidi langsung menentukan pendapatan harian mereka. Penambahan 32 KL dan rencana penyaluran lanjutan pada pertengahan Oktober 2026 menjadi penopang utama aktivitas melaut di kawasan pesisir Subang utara.

Reporter: Maruli Sinaga
Sumber: finance.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top