SUMATERA BARAT — BRI Super League 2026/2027 baru saja menuntaskan pekan kelima, dan kompetisi ini mulai menunjukkan wajah aslinya. Tim papan atas mulai bertumbangan, sementara sejumlah tim papan bawah justru mencatat hasil mengejutkan. Berikut fakta-fakta yang tersaji sepanjang pekan kelima.
Pekan kelima BRI Super League 2026/2027 menyajikan sejumlah kejutan yang mengubah peta klasemen. Persaingan di papan atas dan bawah sama-sama memanas, dengan catatan menarik dari masing-masing kontestan.
Tren kemenangan Persija Jakarta pada awal musim ini akhirnya patah di pekan kelima. Macan Kemayoran tumbang 2-3 saat bertandang ke markas Persita Tangerang.
Persija sempat dua kali menyamakan kedudukan sebelum gol Aleksa Andrejic pada menit ke-90+5 membuyarkan harapan mereka. Meski begitu, anak asuh Shin Tae-yong masih kukuh di puncak klasemen dengan koleksi 12 poin dari lima laga.
Nasib Persijap Jepara tak kunjung membaik. Laskar Kalinyamat kembali menelan kekalahan 0-1 saat menjamu sesama tim papan bawah, Isenmulang FC, di kandang sendiri.
Dari lima pertandingan awal, Persijap selalu kalah dan belum mengumpulkan satu poin pun. Tim asal Jawa Tengah itu kini berstatus sebagai tim dengan performa paling jeblok di awal musim.
Sejumlah tim berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan hingga pekan kelima. Persita Tangerang dan Dewa United menjadi dua yang paling mencolok karena sama-sama menghuni posisi tiga besar.
Persebaya Surabaya dan Bhayangkara FC melengkapi daftar setelah sama-sama meraih hasil imbang pada pekan ini. Catatan tanpa kekalahan itu cukup untuk menjaga posisi mereka di klasemen.
Di sisi lain, ada tim yang sampai kini belum merasakan manisnya kemenangan. PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara masih tergusur di zona merah klasemen.
Kondisi ini membuat kedua tim berada di posisi rentan menjelang pekan-pekan berikutnya. Persijap bahkan belum sekalipun menyentuh poin, sementara PSIM baru mengoleksi hasil imbang.
Duel pekan kelima memakan korban baru. Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, dipecat menyusul hasil kurang maksimal di kandang sendiri.
Saat menjamu PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (16-10-2026), Laskar Mataram takluk 1-2. Kekalahan itu menjadi yang keempat beruntun bagi PSIM, yang kini terjerembab di peringkat ke-16 klasemen.
Van Gastel menjadi pelatih ketiga yang dipecat setelah arsitek Persijap Jepara, Juan Cortes dan Mario Lemos. Keganasan kompetisi musim ini tampaknya belum akan berhenti sampai di sini.