PADANG — Cabai rawit merah di Pasar Raya Kota Padang turun dari Rp 81.667 menjadi Rp 80.000 per kilogram. Cabai keriting hijau ikut melemah dari Rp 53.333 menjadi Rp 51.667 per kilogram.
Dua komoditas lain bergerak sebaliknya. Cabai rawit hijau naik dari Rp 79.333 menjadi Rp 80.000 per kilogram, sedangkan cabai keriting merah menanjak dari Rp 69.333 ke Rp 70.000 per kilogram.
Fizlan Setiawan menyatakan fluktuasi harga cabai dipengaruhi pasokan yang masuk ke Kota Padang. Harga bisa turun ketika pasokan mulai stabil.
Sebaliknya, kenaikan harga terjadi apabila pasokan berkurang atau distribusi mengalami kendala.
"Jadinya itu tergantung pasokan. Berarti saat sudah mulai stabil pasokan yang masuk," ungkap Fizlan.
Selain cabai, sejumlah komoditas pangan lain di Pasar Raya Padang tercatat memiliki harga bervariasi. Bawang merah super dijual Rp 29.333 per kilogram, sedangkan bawang merah biasa Rp 26.000 per kilogram.
Harga tomat mencapai Rp 11.667 per kilogram. Untuk komoditas gula, gula pasir premium dijual Rp 20.000 per kilogram dan gula pasir curah Rp 18.833 per kilogram.
Telur ayam ras tercatat Rp 27.733 per kilogram dan telur ayam kampung Rp 51.467 per kilogram. Pada protein hewani, daging ayam kampung mencapai Rp 65.000 per kilogram.
Ikan tongkol dijual Rp 41.667 per kilogram, sedangkan ikan tuna mencapai Rp 73.333 per kilogram.
Dinas Perdagangan Kota Padang sebelumnya menjadwalkan pelaksanaan pasar murah. Program itu untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Pasar murah juga diarahkan menjaga stabilitas harga pangan di tingkat pasar. Fluktuasi cabai menjadi perhatian karena komoditas itu termasuk kebutuhan pangan sehari-hari warga Padang.