Pencarian

53 KPM di Pasaman Barat Terima Bantuan Usaha Rp 159 Juta untuk Pemulihan Ekonomi Pascabencana 2025

Kamis, 01 Oktober 2026 • 17:08:02 WIB
53 KPM di Pasaman Barat Terima Bantuan Usaha Rp 159 Juta untuk Pemulihan Ekonomi Pascabencana 2025
Bantuan usaha pemulihan ekonomi senilai Rp 159 juta dari Pemprov Sumatera Barat diterima Pemkab Pasaman Barat untuk 53 KPM.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menerima bantuan usaha pemulihan ekonomi senilai total Rp 159 juta dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk 53 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di daerah itu. Bantuan masing-masing Rp 3 juta tersebut telah ditransfer langsung ke rekening KPM dan diserahkan bersamaan dengan sosialisasi penanggulangan kemiskinan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Istana Bung Hatta, Bukittinggi. Penyerahan ini menyasar warga yang usaha dan perekonomian keluarganya terdampak bencana alam akhir tahun 2025.

SIMPANG EMPAT — Bantuan usaha pemulihan ekonomi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi diterima Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Nilai bantuan mencapai Rp 159 juta yang dialokasikan untuk 53 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), masing-masing menerima Rp 3 juta.

Bupati Pasaman Barat Yulianto menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima warganya. "Alhamdulillah kita memperoleh bantuan untuk perbaikan ekonomi warga terdampak bencana," kata Yulianto di Simpang Empat, Rabu.

Dana bantuan telah ditransfer langsung ke rekening masing-masing KPM. Pemerintah daerah menargetkan dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung pemulihan usaha ekonomi keluarga yang terdampak bencana tahun 2025.

Bantuan Diserahkan Bersamaan Sosialisasi DTSEN di Bukittinggi

Penyerahan bantuan berlangsung dalam kegiatan sosialisasi langkah strategis penanggulangan kemiskinan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat Tahun 2026. Acara digelar di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Rabu (30/9).

Kegiatan tersebut dibuka Gubernur Sumatera Barat melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumatera Barat Ahmad Zakri. Ia menekankan pentingnya kebijakan konkret dalam penanggulangan kemiskinan dengan mengacu pada DTSEN.

"Diperlukan kebijakan konkret seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan penanganan kemiskinan dengan menggunakan data DTSEN, serta pengoptimalan pemutakhiran data sehingga bantuan tepat sasaran," tegas Ahmad Zakri dalam sambutannya.

Pasaman Barat Salah Satu Daerah Terdampak Bencana Akhir 2025

Pasaman Barat tercatat sebagai salah satu daerah yang terdampak bencana alam pada akhir tahun 2025. Sejumlah infrastruktur, lahan pertanian, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) warga mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

Yulianto mengapresiasi perhatian Pemprov Sumbar terhadap warganya yang terdampak. "Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemprov Sumbar. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Pasaman Barat dalam pemulihan ekonomi, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana," ujarnya.

Pemerintah daerah berharap seluruh KPM memanfaatkan bantuan sesuai peruntukannya. Dana tersebut diarahkan untuk membangkitkan kembali usaha dan perekonomian keluarga pascabencana.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks