Pencarian

Gubernur Sumbar Buka Porprov XVI di 12 Kabupaten Kota, 8.000 Atlet Bertanding 2-14 Oktober 2026

Minggu, 04 Oktober 2026 • 06:31:01 WIB
Gubernur Sumbar Buka Porprov XVI di 12 Kabupaten Kota, 8.000 Atlet Bertanding 2-14 Oktober 2026
Gubernur Sumbar Mahyeldi membuka Porprov XVI di Istana Gubernur, Jumat (2/10/2026).

PADANG — Mahyeldi menilai penyebaran lokasi pertandingan di belasan daerah membuka peluang aktivitas ekonomi warga selama dua pekan penyelenggaraan. Kehadiran atlet, ofisial, dan penonton di tiap venue disebut berpotensi menggerakkan usaha kecil, penginapan, hingga transportasi lokal.

Porprov kali ini digelar setelah kegiatan serupa terakhir berlangsung pada 2018. Jeda delapan tahun membuat ajang ini menjadi tolok ukur pembinaan atlet daerah sekaligus pemanasan sebelum PON 2028.

Mengapa Lokasi Pertandingan Disebar ke 12 Daerah

Pemerintah provinsi memilih tidak memusatkan pertandingan di Kota Padang. Sejumlah kabupaten dan kota ditunjuk sebagai tuan rumah, di antaranya Limapuluh Kota, Dharmasraya, Kepulauan Mentawai, dan Pasaman Barat.

“Penyebaran lokasi pertandingan ini diharapkan tidak hanya menggerakkan olahraga, tetapi juga perekonomian masyarakat di daerah. Kehadiran peserta dan penonton dapat memberikan dampak positif terhadap usaha masyarakat,” kata Mahyeldi saat membuka Porprov ke-16 di Istana Gubernur Sumbar, Jumat (2/10/2026).

Menurut gubernur, mobilitas peserta dan penonton berpotensi menambah kunjungan ke berbagai daerah selama Porprov. Dampaknya diharapkan menyentuh sektor pariwisata, usaha masyarakat, sekaligus menyediakan ruang hiburan bagi warga setempat.

8.000 Atlet dan Peta Jalan Menuju PON 2028

Sekitar 8.000 atlet mengikuti berbagai cabang olahraga dalam Porprov XVI. Jumlah itu menjadikan ajang ini sebagai pertemuan terbesar atlet Sumbar sejak penyelenggaraan terakhir delapan tahun lalu.

Mahyeldi menyebut Porprov sebagai kesempatan meningkatkan jam terbang atlet daerah. Hasil pertandingan akan dipakai untuk mengukur kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi PON ke-22 tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

“Saya meminta seluruh atlet mengikuti pertandingan dengan serius dan tetap menjunjung tinggi semangat olahraga. Pembinaan melalui Porprov penting untuk mengarahkan energi generasi muda kepada kegiatan yang positif dan produktif,” ujarnya.

Yang Diharapkan Tersisa Setelah Porprov Berakhir

Pemerintah provinsi berharap manfaat Porprov tidak berhenti saat kompetisi usai. Selain melahirkan atlet berprestasi, kegiatan ini diarahkan memperkuat pergerakan ekonomi masyarakat dan memperkenalkan potensi wisata daerah.

Bagi kabupaten dan kota tuan rumah, dua pekan penyelenggaraan menjadi ujian kesiapan fasilitas olahraga dan layanan publik. Pengalaman itu dinilai berguna bila daerah tersebut kelak mengajukan diri sebagai tuan rumah event tingkat nasional.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks