Pencarian

Erick Thohir: Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 Pelajaran Berharga Menuju Piala Dunia

Selasa, 06 Oktober 2026 • 21:37:01 WIB
Erick Thohir: Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 Pelajaran Berharga Menuju Piala Dunia
Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan adu penalti 4-2 atas Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

SUMATERA BARAT — Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan adu penalti 4-2 atas Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai trofi perdana turnamen ini menjadi bekal penting sebelum skuad Garuda menghadapi tantangan yang jauh lebih berat di kualifikasi Piala Dunia.

Laga berjalan ketat sejak awal. Indonesia dan Thailand harus melewati 120 menit pertandingan dengan skor imbang 2-2 sebelum juara ditentukan lewat adu penalti. Erick Thohir menyaksikan langsung pertandingan tersebut bersama Presiden Prabowo Subianto dan Presiden FIFA Gianni Infantino.

Kemenangan 4-2 dari titik putih memastikan Indonesia mengangkat trofi perdana FIFA ASEAN Cup. Bagi Erick, duel melawan Thailand memberi gambaran nyata tentang level persaingan yang akan dihadapi Indonesia di pentas yang lebih tinggi.

Thailand Disebut Ujian Terberat bagi Skuad Garuda

Erick menilai Thailand tampil disiplin dan menyulitkan Indonesia sepanjang pertandingan. Ia mengakui kualitas lawan, tetapi tetap mengapresiasi perjuangan para pemain hingga menit terakhir.

"Kita harus akui Thailand tim yang sangat bagus. Tapi saya apresiasi perjuangan pemain sampai titik terakhir. Ini pelajaran bagus buat seluruh pemain, buat pelatih, bahwa kalau memang kita mau masuk Piala Dunia, kita harus serius mempersiapkan dan tantangannya sangat berat," ujar Erick kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Selasa, 6 Oktober 2026.

Pernyataan itu disampaikan sehari setelah laga final. Erick menegaskan persiapan menuju Piala Dunia tidak bisa dilakukan setengah hati, terutama karena kualitas lawan di level internasional jauh berbeda dari kompetisi kawasan.

Empat Eksekutor Indonesia Tuntaskan Tugas dari Titik Putih

Kapten Kevin Diks membuka eksekusi Indonesia dan berhasil menjalankan tugasnya. Dean James dan Elkan Baggott kemudian turut mencetak gol dari titik putih, sebelum Shayne Pattynama memastikan kemenangan Indonesia lewat eksekusi penalti keempat.

Di kubu Thailand, dua eksekutor Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya gagal menjalankan tugasnya. Kegagalan itu membuka jalan Indonesia menutup adu penalti dengan skor 4-2 dan mengunci gelar juara.

Evaluasi Jadi Fokus Sebelum Piala Asia

Erick menyebut masih ada sejumlah titik kelemahan yang harus dibenahi sebelum Indonesia melangkah ke Piala Asia. Evaluasi akan dilakukan menyeluruh, mencakup aspek permainan pemain maupun kesiapan tim pelatih.

"Tapi kitalah bangsa Indonesia, kita bukan bangsa kalah-kalahan. Kita harus terus tingkatkan sepak bola kita. Ada beberapa titik-titik kelemahan, ya mungkin harus kita perbaiki kalau kita mau persiapkan buat nanti Piala Asia," kata Erick.

Gelar di Asia Tenggara menjadi modal kepercayaan diri, tetapi juga penanda bahwa standar permainan Indonesia harus naik. Fokus skuad Garuda kini beralih ke persiapan Piala Asia dan tantangan yang lebih besar di level internasional.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: nasional.tvrinews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks