PADANG — Rangkaian pertandingan tenis meja Porprov XVI Sumatera Barat 2026 resmi berakhir pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kontingen Kabupaten Dharmasraya tampil sebagai juara umum cabor tersebut dengan koleksi tiga medali emas.
Posisi kedua ditempati Kota Padang dengan dua medali emas. Sementara Kota Payakumbuh dan Kabupaten Padang Pariaman harus puas berbagi satu medali emas masing-masing.
Dharmasraya Puncaki Perolehan Medali Tenis Meja
Raihan tiga emas membuat Dharmasraya tak terkejar di klasemen akhir cabor tenis meja. Kota Padang yang biasa jadi kekuatan utama harus mengakui keunggulan kontingen kabupaten itu di edisi Porprov kali ini.
Payakumbuh dan Padang Pariaman melengkapi daftar peraih emas. Dua daerah itu masing-masing menyumbang satu gelar juara dari nomor yang dipertandingkan sepanjang rangkaian Porprov.
Gustami Hidayat Apresiasi Atlet dan Penyelenggaraan
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKS, Gustami Hidayat, menyampaikan apresiasi atas kelancaran seluruh rangkaian pertandingan tenis meja. Ia membagikan kabar kemenangan itu lewat akun media sosialnya.
"Alhamdulillah seluruh rangkaian pertandingan tenis meja usai digelar dengan lancar. Selamat untuk para pemenang yang telah berjuang keras meraih juara. Kita berharap pencapaian ini terus memotivasi atlet untuk mengukir prestasi," ucap Gustami Hidayat.
Menurutnya, hasil Porprov ini jadi pijakan penting bagi pembinaan atlet tenis meja di daerah. Prestasi di level provinsi diharapkan berlanjut ke kompetisi yang lebih tinggi.
Pengalungan Medali Tutup Kompetisi Tenis Meja
Prosesi pengalungan medali menandai berakhirnya seluruh nomor yang dipertandingkan. Momen itu sekaligus menutup perjalanan cabor tenis meja di ajang Porprov Sumbar 2026.
Dukungan terhadap pembinaan olahraga daerah dinilai tetap dibutuhkan agar Sumatera Barat terus melahirkan atlet berprestasi. Dharmasraya, Padang, Payakumbuh, dan Padang Pariaman kini jadi daerah yang menonjol di cabor ini.