PADANG — Kebakaran yang menghanguskan rumah sekaligus depot air minum di Jalan Lolon Karan, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.34 WIB. Kobaran api pertama kali diketahui seorang saksi yang melihat api telah membesar dari dalam rumah, lalu menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Padang.
Kepala Bidang Operasi Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Padang, Rinaldi, menyampaikan bahwa petugas tiba di lokasi sekitar pukul 21.42 WIB. Penanganan tuntas pada pukul 22.19 WIB.
Lima Unit Mobil Pemadam dan 80 Personel Dikerahkan
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Padang mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran yang didukung 80 personel ke lokasi kejadian. Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan berukuran 10 x 20 meter persegi.
Menurut Rinaldi, dua orang dari satu keluarga harus meninggalkan tempat tinggal mereka untuk sementara waktu. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam insiden tersebut.
Kerugian Rp500 Juta, Aset Rp1 Miliar Berhasil Diselamatkan
Nilai kerugian material ditaksir mencapai Rp500 juta. Perkiraan itu berdasarkan keterangan pemilik rumah, Kamel, 72 tahun, yang sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta.
Petugas juga memperkirakan terdapat enam bangunan di sekitar lokasi yang berisiko ikut terdampak kobaran api. Berkat penanganan yang dilakukan, aset dengan nilai sekitar Rp1 miliar berhasil diselamatkan.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga kini, penyebab kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan pihak terkait. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Padang belum merinci dugaan awal sumber api yang membakar rumah dan depot air minum itu.
Warga di sekitar Jalan Lolon Karan diminta tetap waspada terhadap potensi kebakaran susulan, terutama pada bangunan yang berdekatan dengan lokasi kejadian.