Pencarian

Aplikasi DroidDeck Hadirkan Game PC di Android Tanpa Root

Rabu, 14 Oktober 2026 • 11:36:01 WIB
Aplikasi DroidDeck Hadirkan Game PC di Android Tanpa Root
Aplikasi open-source DroidDeck memungkinkan pengguna Android menjalankan Steam Client dan game PC Windows tanpa root.

SUMATERA BARAT — Aplikasi open-source DroidDeck memungkinkan pengguna Android menjalankan Steam Client dan game PC Windows langsung di ponsel, tanpa perlu root maupun streaming dari komputer. Proyek ini menargetkan perangkat Android 9 ke atas dengan GPU Adreno 730 atau lebih baru, mencakup chipset Snapdragon 8 Gen 1 hingga 8 Elite Gen 5.

DroidDeck menjalankan Steam versi Linux dengan antarmuka Big Picture, dirancang nyaman dikendalikan lewat kontroler dan layar ponsel. Berbeda dari layanan cloud gaming yang bergantung koneksi internet, aplikasi ini memproses game secara lokal di perangkat.

Pendekatan lokal itu jadi pembeda utama. Pengguna bisa mengakses koleksi game Steam yang kompatibel tanpa harus menyalakan PC. Namun tidak semua judul otomatis berjalan, karena kompatibilitas tetap bergantung pada kebutuhan sistem dan dukungan teknologi tiap game.

Teknologi Proton dan FEX di Baliknya

DroidDeck menggabungkan dua lapisan teknologi agar game berbasis Windows bisa berjalan di Android. Proton menangani eksekusi game Windows melalui lingkungan Linux, sementara FEX menerjemahkan instruksi x86 agar bisa diproses chipset berarsitektur ARM64.

Kombinasi keduanya membuat game yang awalnya dirancang untuk PC dapat dijalankan di perangkat mobile. Proyek ini juga menyediakan opsi mengakses toko game lain seperti GOG, Epic Games, dan Amazon Games melalui fitur tertentu, meski tingkat dukungannya bisa berbeda-beda.

Tanpa Root, tapi Tetap Perhatikan Izin

Salah satu nilai tambah DroidDeck adalah tidak mewajibkan pengguna melakukan root. Proses root selama ini dikenal berisiko keamanan dan bisa mengubah konfigurasi sistem ponsel.

Meski begitu, pengguna tetap perlu mencermati izin aplikasi, kebutuhan penyimpanan, dan sumber instalasi. Karena DroidDeck merupakan proyek open-source, sebaiknya periksa dokumentasi dan repositori resminya sebelum mengunduh atau memasang.

Daftar Chipset yang Didukung

Menjalankan game PC menuntut sumber daya lebih besar dibanding game mobile biasa. Berdasarkan informasi referensi proyek, DroidDeck menyasar perangkat Android 9 atau lebih baru dengan GPU Adreno 730 ke atas, yang umumnya ada di chipset Snapdragon kelas atas.

Berikut sejumlah chipset yang menggunakan GPU tersebut:

  • Adreno 730: Snapdragon 8 Gen 1 dan Snapdragon 8+ Gen 1
  • Adreno 740: Snapdragon 8 Gen 2
  • Adreno 750: Snapdragon 8 Gen 3
  • Adreno 830: Snapdragon 8 Elite
  • Adreno 840: Snapdragon 8 Elite Gen 5

Batasan Dukungan GPU dan Game DirectX 12

Perangkat dengan GPU Adreno 6xx dilaporkan masih dalam tahap pengujian. Beberapa game berbasis DirectX 11 mungkin bisa berjalan lewat lapisan kompatibilitas tertentu, tetapi game DirectX 12 berpotensi mengalami masalah atau gagal berjalan.

GPU Mali, Xclipse, PowerVR, serta Adreno di bawah seri 730 belum masuk dukungan utama. Pengguna disarankan memantau pembaruan dokumentasi, karena kemampuan aplikasi bisa berubah seiring perkembangan proyek.

Kebutuhan Ruang Penyimpanan

DroidDeck membutuhkan ruang penyimpanan yang tidak sedikit. Runtime-nya mencapai sekitar 3 GB, sementara komponen desktop dan emulator memerlukan lebih dari 1,1 GB.

Jumlah itu belum termasuk ukuran file gamenya. Sediakan ruang kosong tambahan agar proses instalasi dan pengunduhan tidak terganggu.

Belum Bisa Sepenuhnya Menggantikan PC Gaming

Performa game di DroidDeck sangat bergantung pada kemampuan perangkat. Chipset kelas atas memang menawarkan pemrosesan lebih baik, tetapi hasil akhirnya juga dipengaruhi optimasi perangkat lunak, pengaturan grafis, suhu ponsel, dan konsumsi daya.

Game ringan cenderung lebih mudah dijalankan dibanding game AAA yang menuntut kemampuan grafis tinggi. Sebelum mencoba judul tertentu, ada baiknya memeriksa laporan kompatibilitas dan hasil pengujian dari pengguna lain.

DroidDeck membuka alternatif bagi gamer yang ingin mencoba game PC langsung dari ponsel, dengan dukungan Steam Client, Proton, dan FEX sebagai fondasi utamanya. Proyek open-source ini masih terus berkembang, sehingga cakupan perangkat dan kompatibilitas game berpotensi meluas pada pembaruan berikutnya.

Follow inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: harapanrakyat.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks