KOTA SOLOK — Klasemen akhir Porprov XVI Sumatera Barat 2026 menempatkan Kota Solok di posisi kedua dengan total 350 medali: 139 emas, 113 perak, dan 98 perunggu. Kota Padang menutup ajang ini di puncak klasemen, sementara Kabupaten Padang Pariaman, Kota Bukittinggi, dan Kota Payakumbuh menyusul di urutan ketiga hingga kelima.
Perolehan tersebut menjadikan Kota Solok sebagai satu-satunya kota kecil di jajaran lima besar yang finis di atas sejumlah kabupaten dengan populasi lebih besar. Ajang dua tahunan ini mempertemukan atlet dari seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.
Bagaimana Kota Solok Menembus Tiga Besar Klasemen?
Wali Kota Solok menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, serta pihak yang berkontribusi meraih prestasi tersebut. Capaian itu, menurutnya, menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Solok dan bukti semangat juang para atlet selama berkompetisi.
Pemerintah Kota Solok menilai hasil Porprov kali ini sebagai buah dari pembinaan berjenjang yang berjalan di klub-klub dan sekolah. Dukungan fasilitas latihan, tenaga pelatih, dan kesempatan bertanding dinilai menentukan konsistensi perolehan medali lintas cabang.
Wali Kota berharap prestasi yang telah diraih dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga semangat berlatih, dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada ajang olahraga mendatang.
Padang di Puncak, Solok dan Padang Pariaman Menguntit
Kota Padang keluar sebagai juara umum Porprov XVI, disusul Kota Solok di urutan kedua. Kabupaten Padang Pariaman harus puas di posisi ketiga meski tampil sebagai tuan rumah sebagian pertandingan, lalu Kota Bukittinggi di peringkat keempat dan Kota Payakumbuh di posisi kelima.
Peta kekuatan itu menempatkan tiga kota — Padang, Solok, dan Bukittinggi — di jajaran atas, bersaing ketat dengan tuan rumah dari wilayah kabupaten. Persaingan lima besar menjadi salah satu cerita utama penutupan Porprov kali ini.
Dengan berakhirnya ajang ini, harapan pembinaan olahraga di daerah dapat terus ditingkatkan agar semakin banyak atlet potensial lahir dan mampu mengharumkan nama Kota Solok, baik di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional.
Apa Langkah Kota Solok Setelah Porprov?
Pemerintah Kota Solok menyebut pembinaan olahraga daerah akan terus dievaluasi pasca-Porprov. Salah satu fokusnya memastikan atlet yang tampil di Sumatera Barat mendapat jalur pembinaan berkelanjutan menjelang kejuaraan tingkat nasional.
Semangat sportivitas, kebersamaan, dan persaudaraan antardaerah diharapkan tetap terjaga usai pesta olahraga dua tahunan tersebut. Bagi Kota Solok, capaian 350 medali menjadi modal penting sekaligus target baru untuk Porprov berikutnya.