PADANG – Harapan warga terdampak banjir bandang di Batu Busuk, Kelurahan Kapalo Koto, Padang, untuk merayakan Idulfitri 1447 H di hunian yang layak kian mendekati kenyataan. PT Semen Padang secara resmi menyalurkan bantuan 8.000 unit Sepablock (Semen Padang Bata Interlock) dan 200 zak semen untuk mempercepat pembangunan 10 unit Hunian Tetap (Huntap).
Proyek kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi apik antara PT Semen Padang dengan KADIN Sumatera Barat, yang difokuskan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana hidrometeorologi akhir Desember 2025 lalu.
Bantuan ini bukan sekadar material biasa. Penggunaan Sepablock menjadi kunci utama dalam mengejar target penyelesaian bangunan sebelum Lebaran 2026. Inovasi ini sering dijuluki sebagai "Lego Konstruksi" karena sistem kunciannya yang presisi.
Mengapa Sepablock Dipilih untuk Huntap?
Kecepatan Ekstrem: Pemasangan jauh lebih cepat dibanding bata konvensional karena sistem interlocking.
Hemat Biaya: Meminimalisir penggunaan mortar/semen perekat dan mengurangi upah tenaga kerja karena durasi pengerjaan yang singkat.
Tahan Gempa: Desain kuncian memberikan fleksibilitas dan ketahanan lebih baik terhadap guncangan, sangat cocok untuk wilayah Sumatera Barat.
Estetik & Sejuk: Finishing yang rapi dan memiliki sifat peredam panas yang baik.
| Komponen Bantuan | Kuantitas | Peruntukan Utama |
|---|---|---|
| Sepablock | 8.000 Pcs | Konstruksi Dinding Utama (Cepat & Presisi) |
| Semen Padang | 200 Zak | Pembangunan Pondasi & Struktur Dasar |
| Target Proyek | 10 Unit Huntap | Lokasi: Kampung Talang, Kec. Pauh |
| Deadline | Sebelum Lebaran | Idulfitri 1447 Hijriah (Maret 2026) |
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menjelaskan bahwa transisi dari masa tanggap darurat ke tahap pemulihan harus dilakukan dengan cepat agar masyarakat tidak terlalu lama berada di pengungsian.
"Kami ingin para korban banjir bandang ini bisa merayakan Lebaran di rumah baru. Hunian permanen ini bukan sekadar tempat berteduh, tapi simbol bangkitnya semangat masyarakat. Itulah alasan kami mendorong penggunaan Sepablock agar pengerjaannya bisa selesai tepat waktu," ujar Win Bernadino, Rabu (18/2/2026).
Anggota Komtab KADIN Sumbar, M. David Maisa, optimis target "Lebaran di Rumah Baru" akan tercapai. Sementara itu, Sekretaris Camat Pauh, David Ferdinand, menyebut kolaborasi dunia usaha ini sebagai bukti nyata bahwa warga terdampak tidak berjuang sendirian.
Bantuan ini membuktikan bahwa teknologi industri, jika dikawinkan dengan semangat gotong royong, mampu memberikan solusi konkret bagi permasalahan sosial-kemanusiaan di Ranah Minang.