PAYAKUMBUH — Sebanyak tujuh cabang olahraga dipertandingkan dalam seleksi atlet PWI Sumatera Barat yang berlangsung selama dua hari, 13-14 Juni 2026. Ajang ini dipusatkan di dua wilayah sekaligus, yakni Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.
Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Sumbar, Syaiful Husein, mengatakan seleksi merupakan bagian dari persiapan menghadapi Porwanas 2027 di Lampung. Menurutnya, ada 14 cabang olahraga yang bakal dipertandingkan di tingkat nasional, namun untuk tahap awal PWI Sumbar memfokuskan pada tujuh cabor.
Cabang olahraga yang menjadi ajang seleksi meliputi fun run, biliar, catur, karaoke, mini soccer, e-sport, dan tenis meja. Seluruh peserta merupakan wartawan yang mendapat mandat dari PWI kabupaten dan kota masing-masing di Sumatera Barat.
“Atlet yang berhasil memenuhi standar seleksi akan masuk dalam proyeksi tim Sumatera Barat. Mereka selanjutnya akan menjalani pembinaan dan pemusatan latihan sebelum diberangkatkan ke ajang nasional,” ujar Syaiful Husein usai rapat teknis panitia di Kantor PWI Luak Limopuluah, Kamis (11/6/2026) sore.
Ketua PWI Luak Limopuluah, Aspon Dedi yang akrab disapa Popon, menyatakan daerahnya siap menjadi tuan rumah. Berbagai kebutuhan teknis, mulai dari kesiapan atlet, venue pertandingan, hingga dukungan panitia telah dipersiapkan.
Pertandingan akan berlangsung di sejumlah venue olahraga yang tersebar di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Peserta dari utusan PWI kabupaten/kota sudah bisa mendaftar serta melakukan registrasi ke kantor sekretariat panitia di Kantor PWI Luak Limopuluah, Komplek Kantor Bupati Lama.
Pembukaan resmi dijadwalkan pada Jumat (12/6/2026) malam di Aula Rumah Dinas Bupati Limapuluh Kota, kawasan Labuah Basilang. Acara tersebut akan langsung dibuka oleh Ketua PWI Sumbar, Widya Navies.
Popon menyampaikan apresiasi kepada Bupati Limapuluh Kota H Safni dan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta atas dukungan pemerintah daerah sehingga seleksi dapat terlaksana sesuai rencana.
Syaiful Husein menambahkan, Porwanas merupakan agenda rutin PWI yang mempertemukan wartawan dari berbagai provinsi melalui kompetisi olahraga dan kegiatan penguatan profesi. “Selain berorientasi pada prestasi, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang mempererat hubungan silaturahmi antarsesama wartawan. Momentum itu juga dinilai penting untuk menumbuhkan semangat sportivitas di lingkungan insan pers,” tutur wartawan senior Harian Singgalang itu.