Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Minggu 12 Juli 2026: Hujan Ringan Landa 5 Daerah, Sejumlah Wilayah Cerah Berawan

Penulis: Ronal Siregar  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:32:41 WIB
BMKG prediksi hujan ringan di lima kabupaten Sumatera Barat pada Minggu siang hingga sore.

PADANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Sumatera Barat yang berlaku mulai Minggu pukul 07.00 WIB hingga Senin (13/7/2026) pukul 07.00 WIB. Sebagian besar wilayah diprediksi cerah berawan hingga berawan, namun beberapa titik tetap waspada potensi hujan ringan.

Lima Kabupaten yang Perlu Waspada Hujan Ringan

BMKG menyebut hujan ringan berpotensi terjadi di Kabupaten Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Solok, dan Kepulauan Mentawai. Hujan diperkirakan turun pada siang hingga sore hari. Wisatawan yang hendak ke objek wisata alam di daerah tersebut disarankan memantau kondisi cuaca secara berkala.

Wilayah Cerah Berawan: Dari Padang hingga Dharmasraya

Sementara itu, Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Bukittinggi, Payakumbuh, Tanah Datar, Padang Panjang, Sawahlunto, Dharmasraya, Solok Selatan, dan Sijunjung diprakirakan dominan cerah berawan. Kondisi ini relatif aman untuk aktivitas luar ruangan sepanjang hari.

Suhu Capai 32 Derajat di Lima Daerah

Suhu udara di Sumatera Barat diperkirakan berkisar antara 17 hingga 32 derajat Celsius. Suhu tertinggi, mencapai 32 derajat Celsius, diprakirakan terjadi di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sijunjung, Solok Selatan, Dharmasraya, dan Pesisir Selatan. Kelembapan udara bervariasi antara 63 hingga 99 persen, yang membuat cuaca terasa lebih lembap di daerah yang diguyur hujan.

Angin Kencang di Mentawai Capai 21 Km/Jam

Kecepatan angin di wilayah Sumatera Barat diprakirakan berkisar 9 hingga 21 kilometer per jam. Angin paling kencang diperkirakan terjadi di Kepulauan Mentawai. Masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut atau penyeberangan ke kawasan itu diimbau ekstra waspada.

BMKG mengingatkan prakiraan cuaca ini dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kondisi atmosfer. Masyarakat dapat memantau pembaruan informasi melalui kanal resmi BMKG, terutama bagi yang berencana berwisata ke pegunungan, pantai, atau melakukan penyeberangan laut.

Reporter: Ronal Siregar
Sumber: sumbarkita.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top