Ketua Umum LPM RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung Lantik Pengurus DPD Sumatera Barat 2025–2030, Ini Tugas Besar yang Ditunggu

Penulis: Bastian Sihombing  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 14:53:01 WIB
Ahmad Doli Kurnia Tandjung melantik pengurus DPD LPM Sumatera Barat periode 2025–2030 di Istana Gubernur Sumatera Barat.

PADANG — Ahmad Doli Kurnia Tandjung secara resmi melantik kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Provinsi Sumatera Barat untuk periode 2025–2030. Acara berlangsung di Istana Gubernur Sumatera Barat, dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) LPM RI.

Prosesi pelantikan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, pimpinan BUMN dan BUMD, serta elemen masyarakat. Amanah kepemimpinan diserahkan kepada Doni Harsiva Yandra, S.IP., M.E., sebagai Ketua DPD LPM Sumatera Barat.

Penetapan Doni Harsiva Yandra merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Daerah (Musda) LPM Sumatera Barat yang digelar pada 24 Oktober 2025. Struktur organisasi diperkuat oleh Dr. Hary Efendi Iskandar, M.A., sebagai Sekretaris, dan Cerint Irraloza Tasya sebagai Bendahara. Posisi Ketua Dewan Pembina dijabat Arry Yuswandi, S.K.M., M.K.M., yang diharapkan mampu membangun sinergi strategis dengan pemda dan pemangku kepentingan lainnya.

Ahmad Doli: LPM Harus Jadi Penggerak dari Bawah

Dalam pidato kelembagaannya, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan bahwa LPM harus bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif. Ia menekankan bahwa usia organisasi yang semakin matang harus diikuti peningkatan kapasitas dalam membangun partisipasi masyarakat dan memperkuat gotong royong sebagai fondasi pembangunan nasional.

"LPM harus hadir sebagai penggerak pembangunan dari bawah. Organisasi ini tidak boleh hanya menjadi pelengkap administrasi, tetapi harus mampu memastikan seluruh program pembangunan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke desa dan nagari paling terpencil," tegas Ahmad Doli.

Ia juga mengingatkan bahwa pengurus yang baru dilantik memikul tanggung jawab besar untuk menjembatani kebijakan pemerintah pusat dengan kebutuhan riil masyarakat di Sumatera Barat.

Fokus Baru: Ekonomi Kreatif hingga Mitigasi Bencana

Usai pelantikan, kepengurusan baru langsung mengaktifkan sejumlah bidang kerja yang lebih responsif. Berdasarkan Surat Keputusan DPP LPM RI Nomor 017-SK-DPP-LPM-2026, organisasi tidak lagi hanya berorientasi pada pembinaan administratif.

Fokus kerja diperluas ke pengembangan teknologi informasi, pemberdayaan ekonomi kreatif, penguatan UMKM, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga mitigasi bencana berbasis masyarakat. Langkah ini dinilai strategis agar LPM relevan dengan kebutuhan masyarakat modern sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.

Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai syukuran atas bertambahnya usia LPM RI. Ahmad Doli kemudian menyerahkan pataka kebesaran organisasi kepada Doni Harsiva Yandra. Penyerahan pataka itu menjadi simbol dimulainya kepengurusan baru dan penegasan komitmen LPM Sumatera Barat untuk mendorong pembangunan yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan di seluruh Ranah Minang.

Reporter: Bastian Sihombing
Sumber: ontime.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top