SUMATERA BARAT — PLN tidak main-main dalam menjaga keandalan listrik di stadion kebanggaan warga Surabaya tersebut. Empat unit Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas masing-masing 250 kVA, empat genset 250 kVA, serta dua Unit Gardu Bergerak (UGB) 630 kVA disiagakan. Semua peralatan itu dilengkapi Mini SCADA Mobile untuk memantau kondisi sistem kelistrikan secara real-time.
Piala Presiden Elite 2026 diikuti delapan klub dari empat negara. Di Grup B, Stadion Gelora Bung Tomo menjadi arena pertandingan Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan juara bertahan asal Thailand, Port FC.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, menegaskan bahwa kesiapsiagaan ini bukan sekadar memastikan lampu stadion menyala. “Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari perangkat pertandingan, sistem keamanan, hingga fasilitas pendukung bagi pemain dan penonton, dapat beroperasi dengan baik,” ujar Eric dalam keterangan resmi, Minggu (26/7).
Pemeriksaan jaringan dan peralatan sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum pertandingan perdana. Personel PLN juga melakukan pemantauan kondisi kelistrikan secara kontinu, memastikan sumber pasokan utama dan cadangan berada dalam kondisi optimal.
“Semangat kemerdekaan mengajarkan kita untuk terus bergerak, berkolaborasi, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa. Melalui kesiapan personel dan peralatan yang telah kami siagakan, PLN berkomitmen mengawal Piala Presiden Elite 2026 agar berlangsung aman, lancar, dan tanpa gangguan kelistrikan,” pungkas Eric.
Turnamen pramusim ini akan berlangsung hingga 6 Agustus 2026 di dua kota, Surabaya dan Bandung. Dengan pengamanan berlapis yang disiapkan, PLN optimistis seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan mulus tanpa kendala pasokan listrik.