SUMATERA BARAT — Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Gunung Terang di Lampung Timur pada Kamis malam. Si jago merah menghanguskan total 11 kios yang sebagian besar menjual sembako, membuat aktivitas perdagangan di lokasi tersebut lumpuh total.
Peristiwa ini terjadi pukul 23.30 WIB. Kobaran api yang membubung tinggi sontak membuat panik warga sekitar karena angin kencang turut mempercepat penjalaran api ke bangunan-bangunan lain di dalam area pasar. Banyaknya barang dagangan yang mudah terbakar membuat upaya pemadaman awal oleh warga kewalahan.
Petugas Pemadam Kebakaran yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk menjinakkan api. Proses pemadaman berlangsung sengit dan melibatkan bantuan dari warga sekitar yang berupaya mencegah api merambat lebih jauh ke deretan bangunan lainnya. Api Baru Padam Setelah Tiga Jam
Setelah berjibaku selama kurang lebih tiga jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kobaran api. Namun, kerugian material akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah mengingat seluruh isi kios beserta barang dagangan hangus terbakar.
Belum ada laporan resmi mengenai total kerugian pasti dari pihak pengelola pasar maupun instansi terkait. Hingga berita ini diturunkan, lokasi kejadian masih dalam proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Dugaan Korsleting Listrik Jadi Pemicu
Berdasarkan dugaan sementara, api pertama kali muncul dari salah satu kios sembako akibat korsleting listrik. Tiupan angin yang cukup kencang menjadi faktor utama yang membuat api cepat membesar dan melahap deretan kios dalam waktu singkat.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun para pedagang yang kiosnya hangus mengalami kerugian besar. Mereka kehilangan stok barang dagangan dan sumber penghidupan utama dalam semalam.
Pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, para pedagang korban kebakaran terlihat mendatangi lokasi untuk memantau kondisi kios mereka dan berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai langkah selanjutnya.