PADANG PANJANG — Sebanyak 6.017 keluarga penerima bantuan pangan (PBP) di Kota Padang Panjang mulai menerima bantuan beras untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026. Setiap keluarga mendapatkan jatah 30 kilogram, sehingga total beras yang disalurkan mencapai 180.510 kg.
Bukan Sekadar Beras, Uang Belanja Bisa Dialihkan ke Kebutuhan Lain
Wali Kota Hendri Arnis menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog atas dukungan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Ia menilai bantuan ini turut mendukung upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi.
"Terima kasih kepada Bulog. Bantuan ini bukan hanya soal beras, tetapi bagaimana uang yang biasanya digunakan untuk membeli beras bisa dialihkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan penting lainnya," kata Hendri dalam sambutannya.
Mengapa Perlu Verifikasi dan Pemutakhiran Data?
Hendri menyebut kondisi ekonomi keluarga penerima bantuan cukup beragam. Ia meminta penyaluran dilakukan secara tepat sasaran dengan mengacu pada data penerima serta kondisi riil masyarakat di lapangan.
Wali Kota juga meminta para lurah berperan aktif memastikan bantuan diterima oleh warga yang berhak. Verifikasi dan pemutakhiran data perlu memperhatikan desil serta kondisi sosial ekonomi masyarakat.
"Saya minta kerja sama para lurah untuk menyalurkan dan melakukan verifikasi. Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Harapan Agar Warga Beranjak dari Kemiskinan
Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan pangan, Hendri berharap bantuan ini menjadi pijakan bagi keluarga penerima untuk meningkatkan kondisi ekonominya. Ia ingin masyarakat tidak selamanya bergantung pada bantuan pemerintah.
"Harapan kita, masyarakat bisa beranjak dari posisi miskin, sehingga ke depan tidak lagi menjadi objek sasaran bantuan," harapnya.
Sebaran Penerima di Kelurahan Silaing Bawah
Pimpinan Cabang Perum Bulog Bukittinggi, Romi Victa Rosi, menyebutkan khusus di Kelurahan Silaing Bawah terdapat 388 keluarga penerima bantuan pangan. Ia berharap bantuan beras tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh keluarga penerima.
"Semoga bantuan ini berkah dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Romi.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang, Muklis M., mengajak masyarakat mensyukuri bantuan yang diterima. Menurutnya, bantuan pangan ini bentuk perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.