KONI Sawahlunto Lepas 23 Atlet Panjat Tebing untuk Kejurda Padang Pariaman, Jadi Simulasi Porprov XVI Sumbar

Penulis: Topan Lubis  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 17:28:32 WIB
Sebanyak 23 atlet panjat tebing Kota Sawahlunto resmi dilepas untuk mengikuti Kejurda di Kabupaten Padang Pariaman.

SAWAHLUNTO — Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Sawahlunto mengirimkan 23 atlet andalannya untuk bertarung di Kejurda yang berlangsung di Kabupaten Padang Pariaman. Pelepasan kontingen berlangsung di Sekretariat FPTI Kawasan Silo, Kelurahan Saringan, Kecamatan Barangin, dihadiri jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat.

Kejurda kali ini tidak sekadar ajang mencari podium. Ketua Umum FPTI Sawahlunto, Aspil Abyas, menyebut turnamen tersebut merupakan simulasi penuh dari Porprov XVI Sumbar yang akan digelar 2–14 Oktober 2026. "Turnamen yang bakal diikuti ini merupakan simulasi dari Porprov XVI Sumbar," ujarnya di hadapan para atlet.

FPTI Punya Rekor Emas di Porprov 2018

KONI Sawahlunto menaruh ekspektasi besar pada cabang olahraga panjat tebing. Sekretaris Umum KONI Sawahlunto, Hendri Febriyudi, mengingatkan bahwa FPTI merupakan penyumbang medali terbanyak pada Porprov 2018.

"KONI Sawahlunto mensupport penuh dengan memberikan semangat juang untuk dapat mempertahankan rekor ini, bahkan melampauinya," kata Hendri. Catatan historis itu menjadi modal moral bagi para atlet yang kini bersiap menembus batas kemampuan mereka di Padang Pariaman.

Mental Bertanding Jadi Perhatian Utama

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sawahlunto, Ari Pramanto, menekankan aspek non-teknis yang kerap menentukan hasil di lapangan. Ia berpesan agar seluruh atlet menjaga fokus, performa, dan mental bertanding selama menjalani kompetisi.

"Kami mengharapkan kepada para atlet dapat memberikan kebanggaan kepada diri sendiri, orang tua, dan masyarakat Kota Sawahlunto. Mudah-mudahan dalam pertandingan nanti dapat meraih prestasi terbaik. Jaga diri kalian dan jaga nama baik Kota Sawahlunto," pesannya.

Peta Jalan Menuju Porprov XVI

Kejurda di Padang Pariaman menjadi salah satu titik penting dalam pembinaan atlet daerah menuju pesta olahraga terbesar di Sumatra Barat. Hasil evaluasi dari turnamen ini nantinya akan menjadi dasar perbaikan sebelum Porprov XVI bergulir pada Oktober 2026.

Dengan persiapan yang telah dilalui, kontingen FPTI Sawahlunto melangkah dengan modal optimisme. Dukungan penuh dari KONI dan pengurus FPTI diharapkan mampu mengantar para pemanjat muda ini meraih hasil terbaik di Padang Pariaman.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: fajarsumbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top