BMKG Sebut Gempa M5,0 di Laut Jawa Berkedalaman 560 Km Tidak Berpotensi Tsunami

Penulis: Ronal Siregar  •  Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:04:01 WIB
Gempa M5,0 di Laut Jawa dengan kedalaman 560 kilometer tidak berpotensi tsunami, menurut BMKG.

SUMATERA BARAT — Guncangan terasa di wilayah pesisir utara Jawa Tengah, tepatnya 102 kilometer barat laut Jepara. Data BMKG mencatat episentrum gempa berada di koordinat 5,81° Lintang Selatan dan 110,18° Bujur Timur dengan kedalaman hiposenter mencapai 560 kilometer.

Waktu kejadian tercatat pada pukul 21.07.39 WIB. Parameter ini menunjukkan gempa tersebut berjenis dalam, sehingga energi getarannya melemah sebelum mencapai permukaan bumi.

Hasil Pemodelan Tsunami dan Analisis Sesar Aktif

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menyampaikan hasil analisis awal timnya. "Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujarnya dalam keterangan resmi yang dirilis Jumat malam.

Kedalaman 560 kilometer mengindikasikan sumber gempa berasal dari zona subduksi lempeng yang menunjam jauh di bawah Laut Jawa. Meski magnitudonya tergolong signifikan, karakteristik gempa dalam biasanya tidak menimbulkan kerusakan berarti di permukaan.

Masyarakat pesisir tetap diimbau waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. BMKG akan terus memantau aktivitas seismik di kawasan tersebut dan memperbarui informasi jika terjadi perubahan parameter.

Wilayah Dampak dan Imbauan Kewaspadaan

Guncangan berpotensi dirasakan di sejumlah kota di Pantura Jateng, termasuk Jepara, Kudus, Pati, dan Demak. Namun, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa hingga berita ini diturunkan.

BMKG mengingatkan warga agar tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi BMKG, baik melalui aplikasi, situs web, maupun media sosial terverifikasi.

Untuk kejadian gempa bumi susulan, masyarakat dapat memantau pembaruan data melalui akun resmi @infoBMKG. Lembaga tersebut juga membuka akses informasi melalui call center di nomor 196.

Konteks Seismik Laut Jawa dan Pantura

Wilayah Laut Jawa secara umum bukan merupakan zona megathrust utama seperti selatan Jawa. Aktivitas kegempaan di area ini lebih sering dipicu oleh deformasi batuan di dalam lempeng yang telah menunjam, menghasilkan gempa bertipe dalam hingga menengah.

Catatan BMKG menunjukkan gempa dalam di Laut Jawa kerap terjadi tanpa disertai kerusakan signifikan. Meski demikian, setiap kejadian tetap menjadi bahan evaluasi untuk mitigasi bencana di kawasan pesisir yang padat penduduk.

Pewarta: Sean Filo Muhamad dan Teguh Imam Wibowo. Redaksi: [Nama Redaktur]

Reporter: Ronal Siregar
Sumber: jateng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top