ALAHAN PANJANG — Sebanyak enam kabupaten dan kota di Sumatera Barat mengirimkan pelaku serta pendamping UMKM dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) UMKM Berbasis Digital Angkatan II yang digelar di Hotel Green Hill, Alahan Panjang. Kegiatan yang berlangsung dua hari hingga Kamis (20/8/2026) ini menghadirkan Firmanto sebagai pemateri utama dengan fokus pada pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk produksi konten digital.
Para peserta berasal dari Kabupaten Solok, Solok Selatan, Kota Solok, Sijunjung, Sawahlunto, dan Dharmasraya. Mereka dibekali keterampilan teknis yang langsung bisa diterapkan untuk kebutuhan promosi usaha masing-masing.
Firmanto membawakan materi bertajuk "Mengisi AI Content Studio — Menyusun Context Profile untuk AI — Merakit Bahan Konteks dari Hasil Riset, Prompt R-P-C-F & Produksi Konten dengan AI (Praktik)". Materi ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara pemahaman konsep dan eksekusi di lapangan.
"Materi kita ini tidak hanya mengenalkan AI, tetapi juga mengajarkan pemanfaatannya untuk membuat konten digital bagi UMKM," kata Firmanto dalam sesi yang berlangsung di Alahan Panjang.
Dalam sesi pertama, peserta diajak menyusun Context Profile. Tahap ini bertujuan memberikan AI pemahaman yang tepat mengenai profil usaha, produk yang dijual, target konsumen, hingga karakter komunikasi yang ingin dibangun pelaku usaha.
Setelah konteks tersusun, peserta mempraktikkan cara merakit bahan konteks berdasarkan hasil riset. Bahan tersebut kemudian diolah menjadi instruksi atau prompt yang lebih terarah menggunakan metode R-P-C-F. Pendekatan ini memastikan output yang dihasilkan AI sesuai dengan kebutuhan spesifik UMKM, bukan sekadar teks generik.
Sesi praktik menjadi bagian terpenting dalam bimtek ini. Peserta diberi kesempatan memproduksi konten secara langsung dengan bantuan AI. Mereka mencoba menyusun materi promosi yang relevan dengan produk dan karakter konsumennya masing-masing.
Kegiatan ini diharapkan memperkuat kemampuan pelaku UMKM Sumatera Barat beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pemanfaatan AI diposisikan sebagai alat untuk meningkatkan kreativitas, produktivitas, dan daya saing usaha di tengah ekosistem digital yang semakin kompetitif.
Melalui bimtek ini, UMKM se-Solok Raya diharapkan semakin siap menghasilkan konten yang lebih efektif, terarah, dan sesuai dengan karakter produk serta konsumennya.