PARIAMAN — Sebanyak 54 kader PKK Kota Pariaman resmi diberangkatkan untuk mengikuti Wirakarya Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat ke-22 di Kota Bukittinggi. Mereka dilepas langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, di Aula Balai Kota Pariaman pada Rabu (26/8/2026).
Keberangkatan kontingen ini merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026. Yota Balad menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan momentum strategis untuk mengukur kapasitas kader di akar rumput.
"Jambore PKK adalah momentum yang tepat untuk menunjukkan dedikasi, kreativitas, dan inovasi kader PKK Kota Pariaman. Tampilkan yang terbaik, jaga nama baik daerah, dan buktikan bahwa kader kita memiliki kualitas unggul," ujarnya dalam arahan pelepasan.
Ketua TP-PKK Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad, merinci empat kategori utama yang akan dihadapi kontingennya di Bukittinggi. Pertama, Lomba CAKAP GP yang mencakup Cipta Menu, Aksi Kece, dan Pencegahan Stunting Penyesuaian Program Pokok.
Selain itu, kontingen juga akan berlaga di kategori Defile serta Lomba Kampanye dan Bermain Peran. Khusus untuk kategori terakhir, mereka akan menampilkan simulasi 5 Pilar STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) sebagai representasi program unggulan daerah.
Yosneli mengungkapkan bahwa seluruh anggota kontingen telah menjalani latihan intensif jauh sebelum hari pelepasan. Ia optimistis dengan kesiapan teknis dan mental para kader yang akan bertanding.
"Dengan semangat kebersamaan dan kekompakan yang tinggi, kita menuju Kota Bukittinggi dengan membawa tekad kuat untuk mengharumkan nama Kota Pariaman di kancah Provinsi Sumatera Barat," kata Yosneli.
Pemko Pariaman bersama masyarakat disebutnya turut mendoakan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Ia berharap kontingen mampu menjaga stamina dan kekompakan tim dari awal hingga akhir perlombaan.
Dalam kesempatan yang sama, Yota Balad menitipkan pesan khusus kepada seluruh anggota kontingen. Ia meminta mereka untuk tidak hanya fokus pada kemenangan, tetapi juga menjadi representasi budaya dan keramahan masyarakat Pariaman.
"Kepada seluruh anggota kontingen, tampilkan yang terbaik, keluarkan seluruh potensi, keterampilan, dan kekompakan dalam setiap tangkai lomba yang diikuti. Jaga selalu nilai-nilai kesopanan, etika, dan kebersamaan," pesannya.
Ia menambahkan, momen jambore ini merupakan kesempatan emas untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman dengan kader PKK dari kabupaten/kota lain se-Sumatera Barat. Silaturahmi antar daerah disebutnya sama pentingnya dengan hasil akhir perlombaan.