PARIAMAN — Aktivitas pejalan kaki di ruas Jalan Guguak menuju pertigaan Jalan Dr. M.D. Jamil, Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, untuk sementara terganggu. Pemerintah Kota Pariaman membongkar trotoar di sisi kiri jalan tersebut meski kondisinya sebelumnya masih layak digunakan.
Kepala Bidang Bina Marga dan Jasa Konstruksi Dinas PUPR dan Pertanahan Kota Pariaman, Hendy Mavis, membenarkan pekerjaan itu tengah berlangsung. Ruas tersebut merupakan salah satu jalur ramai yang kerap padat pada jam sibuk karena dilalui berbagai jenis kendaraan.
Hendy menjelaskan, pembongkaran trotoar dilakukan karena volume kendaraan di ruas jalan tersebut terbilang tinggi. Kepadatan hingga kemacetan kerap terjadi, terutama saat jam berangkat dan pulang kerja.
"Pelebaran jalan diharapkan dapat menambah kapasitas ruas tersebut sehingga arus kendaraan menjadi lebih lancar," ujarnya.
Pekerjaan pelebaran dilakukan secara bertahap dari Jembatan Guguak menuju pertigaan jalan di samping Rumah Sakit Prof. Muhammad Yamin SH Pariaman. Dengan pola ini, trotoar di sisi seberang jalan masih bisa dimanfaatkan pejalan kaki selama proses pembangunan berlangsung.
Setelah dibongkar, fasilitas pejalan kaki akan dibangun kembali dengan lebar sekitar 1,1 meter. Trotoar baru tersebut nantinya berada di atas saluran tepi jalan, sementara bekas area trotoar lama akan diaspal.
Dengan begitu, badan jalan menjadi lebih luas dan kapasitas ruas bertambah. Selain terdapat sekolah, kawasan ini juga menjadi lokasi sejumlah perkantoran, sehingga arus lalu lintas biasanya meningkat signifikan pada jam-jam sibuk.
Selama pembongkaran berlangsung, sejumlah pejalan kaki terpaksa menggunakan bahu atau badan jalan. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan, terlebih ruas tersebut dilalui kendaraan dari berbagai arah.
Masyarakat yang melintas di kawasan itu diimbau lebih berhati-hati. Sebagian pejalan kaki masih dapat memanfaatkan trotoar di sisi berseberangan yang belum terdampak pekerjaan.