PADANG PARIAMAN — Kepala Disdikbud Padang Pariaman Hendri menyatakan pihaknya ingin mengirim sosok yang tidak hanya unggul secara administratif, tetapi juga transformatif, inovatif, dan berdedikasi kuat di dunia pendidikan. Penegasan itu disampaikan saat membuka proses kurasi yang dikawal Bidang Pembinaan SMP.
Seleksi ini menindaklanjuti arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Sosialisasi Penghargaan GTK 2026. Dari 80 peserta, panitia akan menetapkan 13 nama terbaik untuk melaju ke tingkat provinsi.
Peserta terbagi dalam tiga jenjang pendidikan. Sebanyak 30 GTK PAUD, 20 GTK SD, dan 30 GTK SMP mengikuti proses kurasi yang berlangsung dua hari.
Profesi yang terlibat cukup beragam, mulai dari guru, kepala sekolah, pengawas, tenaga kependidikan, pamong, tutor, hingga penilik. Skema ini dirancang menjaring figur yang dinilai punya kontribusi nyata dalam mendorong perubahan dan kemajuan pendidikan di daerah.
Seleksi dibagi dalam dua kategori utama, yakni Transformatif dan Dedikatif. Setiap kategori menilai aspek berbeda dari kontribusi peserta selama bertugas di satuan pendidikan masing-masing.
Representasi tiap jenjang juga menjadi perhatian panitia. Untuk kategori prioritas, masing-masing bidang PAUD, SD, dan SMP akan memiliki satu wakil utama. Pola tersebut diharapkan menjaga keseimbangan sekaligus memperluas peluang lahirnya figur pendidikan unggulan dari berbagai jenjang.
Ajang ini mengusung tema "Bergerak Bersama, Menginspirasi Sesama melalui Apresiasi GTK Transformatif dan Dedikatif". Disdikbud Padang Pariaman menjadikannya sebagai ruang untuk mengangkat praktik baik, inovasi, dan dedikasi para pendidik yang selama ini bekerja di garis depan.
Hendri menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya dibangun melalui kebijakan. Menurutnya, guru dan tenaga kependidikan yang berani berinovasi dan berdedikasi memberi dampak nyata bagi peserta didik.
Dari 80 peserta, hanya 13 nama yang akan membawa nama Padang Pariaman ke tingkat Provinsi Sumatera Barat. Penetapan dilakukan setelah proses kurasi selesai pada 1 Oktober 2026.
Seleksi ini menjadi tahap awal sebelum para wakil daerah bersaing di ajang apresiasi GTK tingkat provinsi. Bagi Disdikbud Padang Pariaman, hasil seleksi sekaligus menjadi tolok ukur sejauh mana praktik baik dari sekolah-sekolah di daerah ini mendapat ruang untuk diapresiasi lebih luas.