Novela/Beatrice Kalah di Semifinal, All Indonesian Final Padel Asian Games 2026 Pupus

Penulis: Maruli Sinaga  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 16:49:01 WIB
Novela Putria/Beatrice Gumulya kalah dua set langsung dari Saki Tsukamoto/Kae Tokumoto di semifinal ganda putri padel Asian Games 2026.

SUMATERA BARAT — Novela Putria/Beatrice Gumulya gagal melaju ke final padel nomor ganda putri Asian Games 2026 setelah kalah dua set langsung dari pasangan Jepang, Saki Tsukamoto/Kae Tokumoto, di Nagoya City Higashi Sports Center. Kekalahan ini memupus peluang terciptanya All Indonesian Final yang sempat terbuka lebar.

Bertanding selama 1 jam 29 menit, ganda Indonesia itu menyerah 0-2. Set pertama menjadi mimpi buruk bagi Novela/Beatrice yang hanya mampu meraih satu gim, sebelum takluk 1-6. Perlawanan sedikit membaik di set kedua, tapi Tsukamoto/Tokumoto tetap terlalu kuat dengan kemenangan 6-2.

Jepang Kuasai Gim Sejak Awal

Sejak gim pembuka, pasangan Jepang langsung menekan. Tsukamoto dan Tokumoto mendikte tempo permainan, memaksa Novela/Beatrice bekerja ekstra keras hanya untuk bertahan. Pola serangan cepat dari sisi kiri lapangan kerap merepotkan pertahanan Indonesia.

Memasuki set kedua, Novela/Beatrice sempat memperlihatkan perlawanan lebih baik. Beberapa reli panjang berhasil mereka menangi, tapi konsistensi tetap jadi persoalan. Tsukamoto/Tokumoto yang tampil disiplin tak memberi banyak celah untuk bangkit.

Fadona/Fitriani Sudah Lebih Dulu ke Final

Kekalahan ini terasa menyakitkan karena Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini sudah lebih dulu memastikan tempat di partai puncak. Fadona/Fitriani mengalahkan duet Filipina, Danna Abad/Joshea Malazarte, dengan skor 2-0.

Artinya, andai Novela/Beatrice mampu melewati hadangan Jepang, Indonesia bakal menyajikan All Indonesian Final di nomor ganda putri. Skenario itu kini tinggal angan-angan, dan Indonesia harus puas menempatkan satu wakil di final plus satu di perebutan medali perunggu.

Peluang Emas Masih Terbuka di Tangan Fadona/Fitriani

Fokus skuad Merah Putih kini beralih ke Fadona/Fitriani yang akan menghadapi Tsukamoto/Tokumoto di final pada Sabtu (3/10). Laga itu menjadi peluang terakhir Indonesia merebut emas dari nomor ganda putri, sekaligus ajang pembalasan atas kekalahan Novela/Beatrice.

Bagi Novela/Beatrice, perjuangan belum selesai. Mereka masih akan bertarung memperebutkan medali perunggu melawan Danna Abad/Joshea Malazarte, pasangan Filipina yang dikalahkan Fadona/Fitriani di semifinal. Medali perunggu tetap menjadi target realistis untuk menjaga tradisi podium Indonesia di cabang padel.

Jadwal Final dan Perebutan Perunggu

Partai puncak ganda putri padel Asian Games 2026 mempertemukan Fadona/Fitriani melawan Tsukamoto/Tokumoto pada Sabtu (3/10). Sementara laga perebutan medali perunggu antara Novela/Beatrice dan Abad/Malazarte dijadwalkan lebih dulu di hari yang sama.

Dengan hasil ini, Indonesia memastikan minimal dua medali dari nomor ganda putri padel, meski warna emas masih harus diperjuangkan Fadona/Fitriani di laga puncak.

Reporter: Maruli Sinaga
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top