LIMA PULUH KOTA — Delapan medali emas yang diraih pesilat Kota Padang dipersembahkan dari nomor putra, putri, dan ganda. Dari kelas putra, emas disumbangkan Azizul Hakim (kelas B), Rheydo Shabililah (kelas D), M. Tri Bintang Syanu (kelas F), Muhammad Safrizal (kelas G), dan Muliyono (kelas J).
Nomor putri menambah dua emas melalui Zahra Fadli di kelas D dan Winda Novi Yalni di kelas C. Satu emas lainnya datang dari nomor ganda putra lewat pasangan Shaadiq Firaas Yulson dan Shiddiq Firaas Yulson.
Selain delapan emas, Wahdi Ahda menyumbangkan medali perak dari kelas I. Empat medali perunggu diraih Muhammad Waahid Abdul Aziz pada kelas C dan Farid Mardatillah pada kelas H.
Dua perunggu sisanya berasal dari nomor tunggal putra dan beregu putra. Seluruh hasil itu merupakan buah perjuangan atlet bersama pelatih dan ofisial selama mengikuti kompetisi.
Ketua Umum IPSI Kota Padang Zulhardi Z. Latif mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang bertanding maksimal. Didampingi Sekretaris Umum IPSI Kota Padang Hendri Aji, ia menyampaikan terima kasih kepada atlet, pelatih, ofisial, keluarga, dan semua pihak yang mendukung pencapaian tersebut.
Menurut Zulhardi, gelar juara umum merupakan hasil kerja bersama dalam mempersiapkan pesilat menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi. Ia mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri.
"Prestasi Porprov harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas latihan dan kemampuan bertanding agar mampu bersaing pada kejuaraan yang lebih tinggi," katanya.
Sebelum dan selama pertandingan, jajaran KONI Kota Padang melakukan monitoring terhadap perjuangan atlet. Monitoring dilakukan Bendahara Umum Zulhardi Z. Latif bersama Wakil Sekretaris Umum III Dedi Prima Maha Rajo Dirajo dan Wakil Sekretaris Umum VI Yuherdi.
Pemantauan itu untuk memantau perkembangan atlet selama berlaga di Porprov XVI Sumbar 2026. Keberhasilan IPSI Kota Padang diharapkan menjadi pijakan bagi pembinaan pencak silat secara berkelanjutan.
Evaluasi hasil pertandingan dan peningkatan program latihan menjadi langkah penting agar prestasi tersebut dapat dipertahankan. Hasil ini juga membuka peluang bagi pesilat Kota Padang untuk membawa nama Sumatera Barat ke tingkat nasional.