SOLOK — Anggit Budi Wibowo yang juga menjabat Ketua Federasi Aero Sport Indonesia Daerah (FASIDA) Sumatera Barat datang ke lokasi pertandingan bersama Kepala Dinas Teritorial Lanud Sutan Sjahrir Letkol Sus Firdaus. Keduanya melihat langsung jalannya pertandingan serta kesiapan para atlet yang berlaga di ajang tingkat provinsi itu.
Kunjungan berlangsung pada Minggu (4/10/2026) di Puncak Garurun Payo, Kota Solok. Agenda itu disebut sebagai bentuk perhatian terhadap perkembangan olahraga dirgantara di Sumatera Barat.
Paralayang, Paramotor, dan Gantole Jadi Nomor yang Dipertandingkan
Cabang olahraga FASI mempertandingkan tiga nomor pada Porprov kali ini. Nomor paralayang menguji akurasi aksi perorangan dan beregu, menuntut kemampuan teknis, ketepatan, konsentrasi, serta penguasaan kondisi angin dan medan.
Nomor paramotor diikuti sembilan kabupaten/kota dengan total 19 atlet. Peserta bersaing dalam delapan kategori lomba yang menguji ketangkasan dan keterampilan mengendalikan wahana udara.
Nomor gantole juga diikuti kontingen dari sembilan kabupaten/kota. Cabang ini memperebutkan delapan kategori lomba dan menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian Porprov Sumatera Barat XVI 2026.
Anggit Budi Wibowo Tekankan Sportivitas dan Keselamatan Atlet
Dalam kunjungannya, Anggit memberikan motivasi kepada para atlet agar menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, keselamatan, dan semangat bertanding. Menurutnya, olahraga dirgantara memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di Sumatera Barat.
Ia menilai kegiatan tersebut bukan hanya wadah pembinaan prestasi, tetapi juga sarana memperkenalkan olahraga dirgantara kepada generasi muda.
"Melalui ajang Porprov ini, kita berharap lahir atlet-atlet olahraga dirgantara berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sumatera Barat, baik di tingkat nasional maupun internasional. Yang tidak kalah penting adalah tetap mengutamakan faktor keselamatan dalam setiap pelaksanaan kegiatan," ujarnya.
Sinergi FASI, Pemda, dan KONI Jadi Kunci Pembinaan
Pelaksanaan Porprov cabang FASI di Kota Solok diharapkan menjadi momentum peningkatan kualitas pembinaan atlet dirgantara. Ajang ini juga disebut memperkuat sinergi antara FASI, pemerintah daerah, KONI, dan pihak terkait lainnya.
Sumatera Barat sendiri mengirimkan kontingen dari seluruh 14 kabupaten/kota pada cabang ini. Jumlah 132 atlet menjadikan FASI salah satu cabang dengan peserta yang tersebar merata di tingkat provinsi.