PADANG — Prakiraan cuaca terbaru BMKG Sumatera Barat menyebut hampir seluruh kabupaten dan kota di provinsi itu berpotensi diguyur hujan sepanjang Selasa. Kondisi langit cerah diprakirakan tidak mendominasi wilayah Sumbar sejak pagi.
Pada pagi hari, hujan ringan diperkirakan turun di Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Pasaman. Sebagian besar daerah lainnya justru diselimuti awan tebal.
Memasuki siang, hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kabupaten Pasaman Barat. Hujan ringan diprediksi turun di Pasaman, Agam, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Tanah Datar, Kabupaten Solok, Kota Padang, Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai.
Potensi hujan berlanjut hingga sore. Warga Kepulauan Mentawai diminta meningkatkan kewaspadaan karena hujan berpeluang meningkat menjadi lebat dan disertai petir.
Kecepatan angin di wilayah tersebut diperkirakan mencapai 27 kilometer per jam. Angka itu tertinggi dibandingkan daerah lain di Sumbar pada hari yang sama.
Pada malam hari, hujan diprediksi masih terjadi dan meluas ke sejumlah daerah lain. Wilayah yang berpotensi mengalami hujan meliputi Kota Solok, Sijunjung, Sawahlunto, Solok Selatan, Payakumbuh, dan Bukittinggi.
Kabupaten Lima Puluh Kota dan Dharmasraya diperkirakan menjadi dua wilayah dengan kondisi cuaca relatif berawan sepanjang hari.
Dari sisi suhu udara, Bukittinggi diprediksi menjadi daerah dengan suhu terendah, yakni berkisar 17–24 derajat Celsius. Sebaliknya, Kepulauan Mentawai memiliki suhu tertinggi dengan kisaran 26–31 derajat Celsius.
Tingkat kelembapan udara di Sumbar diperkirakan berada pada rentang 68–100 persen. Selain Kepulauan Mentawai, potensi angin kencang juga perlu diperhatikan di Pesisir Selatan dan Sijunjung dengan kecepatan mencapai 15 kilometer per jam.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan ketika hujan disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi.
Warga yang hendak bepergian ke wilayah pesisir dan dataran tinggi disarankan memantau pembaruan prakiraan cuaca dari BMKG sebelum berangkat.