Kualitas Udara di 5 Daerah Sumatera Barat Tidak Sehat, AQI Padang Capai 188 pada Kamis Pagi

Penulis: Ronal Siregar  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:31:31 WIB
Pemantauan IQAir pada Kamis pagi menunjukkan kualitas udara di sejumlah daerah Sumatera Barat berada pada kategori tidak sehat.

PADANG — Data IQAir yang diakses pukul 07.00 WIB menempatkan Padang sebagai wilayah dengan polusi tertinggi di Sumatera Barat pada Kamis pagi. Angka AQI 188 itu jauh di atas ambang kategori sedang, dengan PM2.5 menyentuh 108 µg/m³.

Pemantauan yang sama menunjukkan empat kabupaten dan kota lain di provinsi ini turut masuk kategori tidak sehat. Sebarannya merata dari dataran tinggi hingga kawasan timur Sumbar.

Pulau Punjung Catat Polusi Tertinggi Kedua di Sumbar

Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, mencatat AQI 172 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 85,3 µg/m³. Angka itu menjadikannya wilayah dengan udara paling kotor setelah Padang.

Kota Solok menyusul dengan AQI 159 dan PM2.5 67,4 µg/m³. Kota Padang Panjang berada di AQI 156 dengan konsentrasi 63,1 µg/m³, sedangkan Bukittinggi mencatat AQI 154 dan PM2.5 60,3 µg/m³.

Lubuk Alung dan Kota Pariaman Masih Level Sedang

Dua wilayah di Sumbar tidak masuk kategori tidak sehat. Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, berada pada AQI 97 dengan PM2.5 33,7 µg/m³.

Kota Pariaman mencatat angka paling rendah, yakni AQI 75 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 22 µg/m³. Keduanya masih tergolong sedang menurut klasifikasi IQAir.

Anak-Anak hingga Lansia Paling Rentan Terpapar PM2.5

Partikel PM2.5 berukuran sangat kecil sehingga bisa masuk jauh ke dalam paru-paru. Kelompok yang paling berisiko mengalami gangguan kesehatan adalah anak-anak, lansia, dan orang dengan riwayat penyakit pernapasan.

Warga di daerah berkategori tidak sehat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan selama polusi tinggi. Masker yang sesuai, menutup jendela, dan memantau kualitas udara secara berkala menjadi langkah pencegahan yang bisa dilakukan.

Pemantauan IQAir pada Kamis pagi memperlihatkan fluktuasi kualitas udara yang cukup lebar antardaerah di Sumbar. Warga diimbau mengecek data terbaru sebelum beraktivitas di luar rumah.

Reporter: Ronal Siregar
Sumber: langgam.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top