SUMATERA BARAT — Dean Zandbergen disebut tak memenuhi syarat membela Timnas Indonesia karena garis keturunan Indonesianya berasal dari generasi buyut. Staf Khusus Menteri Hukum RI Noor Korompot menyatakan persoalan itu bersinggungan dengan Statuta FIFA, bukan sekadar UU Kewarganegaraan.
Penyerang kelahiran Zoetermeer, Belanda, 5 September 2001 itu kini membela Dinamo Bucuresti di kasta teratas Liga Rumania. Kabar soal garis keturunannya dari Depok, Jawa Barat, disebut sebagai sumber masalah kelayakan.
Noor Korompot membeberkan data yang membuat peluang Zandbergen menipis. Menurut dia, darah Indonesia pemain berusia 25 tahun itu berasal dari generasi buyut.
"Secara data, informasinya begitu. Jadi, memang perdebatan di media sosial itu bahwa tidak eligible karena generasi keempat," ujar Noor Korompot dalam siniar Bola Break Bola.com.
Perdebatan di media sosial soal status Zandbergen memang bukan isu baru. Namun penilaian dari pejabat pemerintah ini memberi kerangka yang lebih jelas: masalahnya bukan pada pengakuan darah, melainkan pada aturan yang mengikat pemain di level internasional.
Noor Korompot menjelaskan, pengajuan naturalisasi wajib diawali verifikasi kelayakan calon pemain. Pemeriksaan ini menentukan apakah permohonan ke Kementerian Hukum punya dasar hukum yang tepat.
Rujukan kewarganegaraan Indonesia ada pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Tapi status WNI tidak otomatis membuat seorang pemain bisa membela tim nasional.
"Kalau diajukan kepada kami, secara undang-undang kewarganegaraan lolos, tetapi secara statuta tidak lolos, ya sama saja," kata Noor Korompot.
Artinya, jalur naturalisasi bisa saja berjalan di meja Kemenkum, tetapi tetap kandas di meja FIFA bila syarat statuta tidak terpenuhi. Dua pintu berbeda, dua syarat berbeda.
Di atas lapangan, Zandbergen tercatat cukup produktif bersama Dinamo Bucuresti. Ia mengemas dua gol dan satu assist dari enam penampilan di Liga Rumania musim ini.
Pernyataan Noor Korompot menyiratkan satu hal: verifikasi garis keturunan harus tuntas sebelum berkas naturalisasi diajukan. Bila dokumen menunjukkan garis keluarga berada di generasi keempat, proses di Kemenkum tidak akan menyelesaikan persoalan kelayakan.
Bagi Zandbergen, jalan yang tersisa adalah pembuktian silsilah yang lebih kuat atau penelusuran jalur lain yang diakui Statuta FIFA. Tanpa itu, status WNI yang sah secara undang-undang tetap tidak cukup untuk membuka pintu skuad Garuda.