SUMATERA BARAT — Anggaran produksi film live-action Elden Ring dilaporkan membengkak menjadi hampir USD 200 juta, setara Rp 3,6 triliun, dari sebelumnya USD 100 juta atau sekitar Rp 1,8 triliun. Laporan Wall Street Journal yang dikutip Eurogamer menyebut kenaikan ini menempatkan proyek garapan sutradara Alex Garland sebagai produksi termahal A24. Film yang diadaptasi dari game Bandai Namco itu dijadwalkan tayang Maret 2028.
Laporan Wall Street Journal menjadi sumber angka baru tersebut, dengan Eurogamer mengutipnya pada Rabu (28/10/2026). Angka USD 200 juta dua kali lipat dari estimasi awal yang beredar di industri, yakni USD 100 juta.
Sebagai pembanding, film termahal A24 saat ini adalah Marty Supreme dengan biaya USD 70 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun. Angka itu masih di atas Civil War karya Alex Garland yang menelan USD 50 juta atau sekitar Rp 906 miliar.
Jika laporan terbaru akurat, Elden Ring akan melampaui keduanya dengan selisih yang jauh. The Hollywood Reporter menyebut produksi ini menempatkan Garland di puncak pengelolaan proyek terbesar dan paling ambisius A24.
Garland berperan sebagai penulis sekaligus sutradara film live-action Elden Ring. A24 memang tercatat sering memberi dana besar kepadanya untuk produksi berskala besar, termasuk lewat Civil War.
Kepercayaan studio terhadap Garland jadi salah satu alasan proyek ini mendapat porsi anggaran besar. Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi soal angka pasti yang disetujui A24.
Informasi anggaran dan status produksi tidak datang dari A24 atau Bandai Namco. Sumbernya adalah unggahan Sean Schofield, penata properti film tersebut, di Instagram sebelum kontennya dihapus.
Unggahan itu menampilkan tas bertuliskan Elden Ring, gantungan kunci berbentuk clapperboard, dan kartu ucapan terima kasih. Kartu tersebut ditandatangani Garland bersama produser Allon Reich, Matthew Penry-Davey, Peter Rice, Andrew Macdonald, dan Charlie Reed.
Pengambilan gambar film Elden Ring disebut telah selesai dan kini masuk tahap pasca produksi. Tim produksi masih memiliki waktu hampir dua tahun sebelum jadwal tayang Maret 2028.
Sebagian besar waktu tersebut akan dipakai untuk menggarap efek visual. Untuk film adaptasi game fantasi sebesar Elden Ring, kualitas VFX jadi penentu apakah hasil akhirnya mampu memenuhi ekspektasi pemain.
Bagi industri, angka USD 200 juta menandai taruhan besar A24 keluar dari zona film mid-budget yang selama ini jadi ciri khasnya. Bagi penggemar game, kepastian soal skala produksi ini jadi sinyal awal seberapa serius adaptasi Elden Ring digarap.